Berita Populer Sumbar
3 BERITA POPULER SUMBAR: Tambang Emas Ilegal Dirazia Polisi & Pelajar Tewas Diduga Tersengat Listrik
Simak sejumlah berita menarik seputar Sumatera Barat atau Sumbar yang dirangkum dalam populer Padang setelah tayang 24 jam terakhir.
Sebelumnya, pengerukan sudah dilakukan pada 2024 usai bencana galodo besar.
Namun, kondisi terkini memerlukan pengerukan ulang karena sedimentasi material semakin parah.
Sebagai bentuk antisipasi, Rizal mendesak pemerintah segera bertindak.
“Kami harap pengerukan dilakukan lagi. Dibanding lokasi lain, pendangkalan di sini jauh lebih parah,” tegasnya.
Kekhawatiran warga semakin memuncak setelah debit sungai mendadak meningkat pada Jumat (25/7/2025) sekitar pukul 19.30 WIB.
Baca juga: Viral! Rumah Warga di Deli Serdang Digunduli Penyewa, Atap hingga Pintu Raib saat Pemilik Berduka
Warga takut bencana besar seperti 11 Mei 2024 terulang kembali, ketika sedikitnya 60 rumah terendam banjir dan puluhan hektar lahan pertanian tertimbun material.
Saat ini, sedikitnya sembilan bangunan termasuk satu pondok pesantren berada sangat dekat dengan bibir sungai.
Sementara itu perkampungan terdekat hanya berjarak 50 hingga 100 meter dan pernah terdampak parah pada galodo sebelumnya.
“Pengerukan sungai yang dangkal ini harus segera dilakukan sebelum terlambat,” pungkasnya.
BERITA POPULER SUMBAR
Populer Sumbar
Sumbar
Sumatera Barat
Kecamatan Talamau
Pasaman Barat
Solok Selatan
Tambang Emas Ilegal
Agam
| 4 Berita Populer Sumbar: Tukang Sampah Dapat Hadiah Umrah, Petani Sayur Naik Haji & Banjir Mentawai |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Pembangunan Jembatan Anduring, Harimau di Matua dan Siswa SMP Tewas |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Pelajar Seberangi Sungai, Bayi Selamat dari Longsor dan Penampakan Harimau |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Sapi Kurban Presiden, Dua Jemaah Haji Wafat dan Jembatan Batang Mimpi |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Lansia Terseret Arus, Aksi Demo May Day dan Paman Cabuli Keponakan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/PEMUSNAHAN-TAMBANG-ILEGAL-Petugas-kepolisian-saat-menggerebek.jpg)