Kebakaran di Bukittinggi
Khawatir Kebakaran Meluas, Warga Hambat Penyebaran Api yang Hanguskan Rumpun Bambu di Bukittinggi
"Sebelum Damkar datang, saya mencoba menghambat penyebaran api menggunakan tanah bersama dua orang teman," bebernya.
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
"Kabupaten Lima Puluh Kota telah lebih dulu menetapkan status tanggap darurat pada Jumat lalu. Hari ini, giliran Kabupaten Solok menggelar rapat untuk menentukan apakah penetapan status tersebut juga," ujarnya.
Dinas Kehutanan Sumbar mencatat, sejak Januari hingga 20 Juli 2025, telah terjadi 64 kasus kebakaran lahan yang berhasil ditangani pihaknya.
Menariknya, sekitar 85 persen kebakaran terjadi di luar kawasan hutan, tepatnya di areal penggunaan lain (APL).
"Ini artinya banyak kejadian yang bukan terjadi di wilayah hutan produksi atau lindung, tapi justru di lahan milik masyarakat. Sebagian besar karena unsur kelalaian, seperti membuang puntung rokok atau membuka lahan dengan cara membakar," ujarnya. (TribunPadang.com/Muhammad Iqbal/Muhammad Afdal Afrianto)
kebakaran di Bukittinggi
Bambu
Puhun Tembok
Mandiangin Koto Selayan
Bukittinggi
Sumatera Barat
Damkar Bukittinggi
| Mobil L300 dan Bangunan Darurat Hangus Terbakar di Bukittinggi, Damkar Kerahkan Dua Armada |
|
|---|
| Coffee Shop di Bukittinggi Habis Dilumat Api, Mobil Damkar Sempat Terjebak Macet |
|
|---|
| Update Kebakaran yang Hanguskan Empat Rumah di Bukittinggi, Warga Mendengar Letupan dari Atap Kamar |
|
|---|
| Empat Rumah Terbakar di Pulai Anak Air Bukittinggi, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah |
|
|---|
| Rp35 Juta Hasil Donasi Pelajar Diberikan untuk Enam Siswa Korban Kebakaran di Bukittinggi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Kebakaran-rumpun-bambu-di-Bukittinggi-2272025.jpg)