POPULER SUMBAR

POLULER SUMBAR WNA Brasil Ditangkap Gegara Pesan Ganja hingga Sapi Kurban Presiden asal Pasbar 

Ada juga nasib pegawai TU di SMAN 1 Sungai Geringging Padangpariaman yang didemo siswa akibat perbuatan cabul.

Editor: afrizal
TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
WNA BRAZIL NARKOBA - Kedua tersangka saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolda Sumbar, Kamis (15/5/2025). Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Rory Ratno, mengatakan penangkapan terhadap Campos berawal dari informasi yang diterima pihaknya terkait pengiriman ganja dari Padang menuju Mentawai. 

TRIBUNPADANG.COM- Simak sederetan berita populer Sumbar sepanjang Kamis (15/5/2025) kemarin. 

Mulai dai WNA Brasil pengelola homestay di Mentawai yang ditangkap seusai pesan ganja. 

Ada juga nasib pegawai TU di SMAN 1 Sungai Geringging Padangpariaman yang didemo siswa akibat perbuatan cabul. 

Serta sederatan berita menarik lainnya. 

1. Setahun Kelola Homestay di Mentawai, WNA Brazil Ditangkap karena Pesan Ganja dari Padang

Seorang warga negara asing (WNA) asal Brasil bernama Kaue Campos Valerio (39) ditangkap setelah memesan ganja seberat 41,67 gram dari Kota Padang, Sumatera Barat.

Diketahui, Campos telah tinggal selama satu tahun di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, dengan menggunakan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS).

Selama tinggal di Mentawai, ia bekerja sebagai surfer (peselancar) sekaligus menjadi salah satu pemilik penginapan di Dusun Katiet, Desa Bosua, Kecamatan Sipora Utara.

"Dia sudah satu tahun tinggal di Mentawai dengan menggunakan KITAS. Selama itu, dia berprofesi sebagai surfer dan juga salah satu pemilik homestay di sana. Jadi ketika ada tamu, dia yang melayani langsung," kata Kapolres Kepulauan Mentawai AKBP Rory Ratno, dalam konferensi pers di Mapolda Sumbar, Kamis (15/5/2025).

Rory menyebut, Campos juga telah memperpanjang KITAS-nya untuk tetap tinggal di Mentawai.

"Dia sudah memperpanjang KITAS-nya. KITAS tersebut digunakan untuk kegiatan investasi, yaitu usaha homestay yang dikelolanya," jelasnya.

Terkait kasus ini, pihak kepolisian akan terus meningkatkan pengawasan dan patroli rutin, khususnya di wilayah Kepulauan Mentawai.

"Kami akan melakukan patroli rutin dalam rangka pengawasan terhadap peredaran narkotika baik dilakukan WNA dan warga lokal. Jika ada laporan dan terbukti, kami akan langsung melakukan tindakan tegas karena tidak ada tempat bagi peredaran narkotika," tegas Rory.

Selengkapnya KLIK DI SINI

2. BNNP Sumbar Blender 6,8 Kg Sabu dengan Sabun Cair

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved