POPULER SUMBAR

4 Berita Populer Sumbar, MUI Respon Warga Berebut Air Sinkhole, Sorotan PDIP Sumbar

peringatan MUI terkait warga berebut air sinkhole di Limapuluh Kota, Padang Panjang butuh 3 tahun untuk pemulihan pascabencana

Editor: afrizal
TribunPadang.com
SINKHOLE- Fenomena alam berupa lubang misterius atau sinkhole atau lubang runtuhan tanah muncul di area persawahan milik warga di Jorong Tepi, Nagari Situjuh Batuah, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar). (Aset: M Fajar Rillah Vesky). 

TRIBUNPADANG.COM- Simak kembali deretan berita popular Sumbar sepanjang Jumat (9/1/2026) di TribunPadang.com. 

Mulai dari peringatan MUI terkait warga berebut air sinkhole di Limapuluh Kota, Padang Panjang butuh 3 tahun untuk pemulihan pascabencana, sorotan PDIP Sumbar terkait pilkada tidak langsung.

1. Warga Berebut Air Sinkhole di Situjuah Batua, MUI Sumbar Ingatkan Bahaya Syirik

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat (Sumbar) menyoroti fenomena warga yang membawa pulang air dari lokasi munculnya sinkhole Situjuah Batua di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Ratusan orang memadati lokasi lubang runtuhan tersebut karena muncul anggapan liar mengenai khasiat air jernih yang menyerupai telaga di dasar lubang.

Selain menjadi magnet bagi wisatawan dadakan, lokasi ini mulai diwarnai dengan praktik yang mengkhawatirkan aqidah umat.

Baca juga: 4 Berita Populer Sumbar: Pria di Payakumbuh Aniaya Pengendara Motor dan BNPB Pindahkan Hujan ke Laut

Ratusan warga dilaporkan datang berbondong-bondong tidak hanya untuk berfoto, tetapi juga membawa pulang seceruk air dari dalam lubang tersebut. 

Keberadaan air yang tampak jernih bak telaga itu memunculkan anggapan liar di tengah masyarakat bahwa air tersebut memiliki khasiat tertentu.

Padahal, hingga saat ini belum ada penelitian ilmiah maupun hasil uji laboratorium yang menyatakan air di sinkholetersebut aman dikonsumsi, apalagi memiliki khasiat medis. 

Fenomena ini pun langsung mendapat perhatian serius dari pemuka agama.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat, Buya Gusrizal Gazahar, angkat bicara mengenai tren masyarakat yang meyakini khasiat air sinkhole tersebut.

Menurut Buya Gusrizal, memercayai sesuatu memiliki dampak medis tanpa adanya landasan atau riset dari ahlinya adalah tindakan yang tidak masuk akal. 

Beliau menekankan agar masyarakat tidak mudah tertipu oleh asumsi pribadi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan secara ilmu pengetahuan.

"Menyakini sesuatu berkhasiat secara medis tanpa ada alasan medisnya berarti itu kebodohan," ungkap Buya Gusrizal dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Jumat (9/1/2026).

Lebih jauh, Buya Gusrizal menyoroti adanya kecenderungan warga yang mulai mengaitkan air jernih tersebut dengan hal-hal bersifat magis atau gaib. 

Ia mengingatkan bahwa dalam Islam, segala sesuatu yang bersifat gaib harus bersumber dari dalil yang kuat.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved