Kota Pariaman

Wali Kota Pariaman Perluas Saga Saja Plus, Gandeng Lebih Banyak Kampus Unggulan

Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman, Sumatera Barat memperluas program beasiswa Saga Saja Plus dengan menggandeng lebih banyak perguruan tinggi terbaik

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rahmadi
Pemko Pariaman
SAGA SAJA PLUS - Wali Kota Pariaman, Yota Balad. Pemko Pariaman memastikan program beasiswa Saga Saja Plus tetap berkolaborasi dengan perguruan tinggi terbaik di Indonesia, termasuk UI, ITB, UGM, dan sejumlah kampus ternama lainnya. 

TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman, Sumatera Barat memperluas program beasiswa Saga Saja Plus dengan menggandeng lebih banyak perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, memastikan kerjasama dengan UI, ITB, UGM, dan kampus ternama lain tetap berjalan.

Hal ini ditegaskan  Yota Balad, menanggapi mispersepsi bahwa program unggulan tersebut menghentikan kerja sama dengan universitas-universitas tersebut.

"Kami justru memperluas jaringan dengan menggandeng lebih banyak kampus, baik di dalam maupun luar Kota Pariaman," ujar Balad, dikonfirmasi, Rabu (16/4/2025).

Balad menjelaskan, Pemko Pariaman telah lama mengirim mahasiswa ke perguruan tinggi terkemuka seperti UI, ITB, IPB, UGM, Telkom University, Politeknik PU, IT PLN, dan Poltrada.

Baca juga: Air Sungai Keruh dan Deras, Tim SAR Kesulitan Temukan Anak Hanyut di Batang Kandis Padang

"Sangat disayangkan jika kerja sama ini tidak dilanjutkan. Justru kami menambah daftar kampus mitra untuk memberi lebih banyak peluang," tegasnya.

Selain kampus-kampus ternama di Indonesia, Pemko Pariaman juga menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Sumatera Barat. Balad menekankan bahwa pemilihan kampus mitra tidak sembarangan.

Misalnya, kerja sama dengan Universitas Bung Hatta didasari keunggulannya sebagai satu-satunya kampus di Indonesia yang memiliki program studi Quantity Surveying (Teknik Ekonomi Konstruksi).

"Ini sangat dibutuhkan di dunia kerja saat ini," ujarnya.

Baca juga: Mimpi Aneh Bawa Pria Ini Nekat Menyamar di Saf Wanita Masjid, Mukena Jadi Taktik Kamuflase

Sementara itu, UNISBAR dipilih karena memiliki program studi D-IV Anestesiologi, salah satu dari hanya dua yang ada di Sumbar.

"Lulusannya sangat dibutuhkan, tetapi jumlah perawat anestesi masih sangat kurang. Bahkan, satu lulusan bisa bekerja di 3-4 rumah sakit sekaligus," jelas Balad.

Tak Hanya Gelar, Mahasiswa Juga Diberi Life Skill

Selain mendapatkan pendidikan formal, peserta Saga Saja Plus akan dibekali pelatihan life skill untuk meningkatkan daya saing di dunia kerja.

"Kami ingin mereka tidak hanya lulus, tetapi juga siap kerja dengan pengalaman dan keterampilan yang memadai," pungkas Balad.

Melalui perluasan jaringan kampus ini, Pemko Pariaman berharap semakin banyak warga yang meraih gelar sarjana sekaligus siap menghadapi tantangan dunia profesional.(*)

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved