PSU Pilkada Pasaman

Pjs Bupati Pasaman: ASN Harus Masuk Kerja Saat PSU 19 April, Dilarang Libur dan Keluar Kota

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Pasaman, Sumatera Barat, Edi Dharma Syafni, meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah ..

Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Fuadi Zikri
tribunnews
PSU PILKADA PASAMAN - Ilustrasi. Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Pasaman, Sumatera Barat, Edi Dharma Syafni, meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman untuk tetap masuk kerja saat pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada Sabtu, 19 April 2025 mendatang. 

TRIBUNPADANG.COM, PASAMAN – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Pasaman, Sumatera Barat, Edi Dharma Syafni, meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman untuk tetap masuk kerja saat pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada Sabtu, 19 April 2025 mendatang.

"Iya, kami minta ASN di seluruh OPD untuk tetap masuk kerja saat PSU berlangsung. Kehadiran ASN penting untuk membantu kelancaran proses dan mendorong partisipasi pemilih," kata Edi Dharma kepada TribunPadang.com, Senin (14/4/2025).

Ia juga menegaskan bahwa ASN dilarang bepergian ke luar kota selama pelaksanaan PSU.

"Kita khawatir ASN tidak ikut mencoblos karena hari Jumat tanggal merah dan Sabtu libur. Maka dari itu, kita minta tetap masuk kerja pada Sabtu agar bisa membantu pelaksanaan PSU," lanjutnya.

Menurutnya, surat edaran akan segera dikirimkan ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan kehadiran ASN.

“Kita akan menyurati seluruh OPD agar ASN hadir hari itu dan ikut menyukseskan pesta demokrasi ini,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemkab Pasaman memastikan kesiapan daerah dalam menghadapi PSU yang akan digelar pada 19 April 2025.

Hal ini disampaikan Edi Dharma usai menggelar rapat koordinasi bersama KPU, Bawaslu, Kejaksaan Negeri, serta sejumlah pihak terkait lainnya di Kantor Bupati Pasaman.

“Pagi tadi kita kumpulkan semua unsur, mulai dari KPU, Bawaslu, Kejari, kepala OPD, camat hingga wali nagari. Semua sudah melaporkan kesiapan masing-masing,” katanya.

Baca juga: Edi Dharma Syafni Dikukuhkan Jadi Pjs Bupati Pasaman, Jalankan Tugas Hingga 19 April

Edi Dharma juga memastikan tidak ada kendala anggaran dalam pelaksanaan PSU.

“Anggaran dinyatakan cukup oleh KPU dan Bawaslu. Jadi, tidak ada persoalan dana,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya keterlibatan semua unsur daerah demi kelancaran PSU serta peningkatan angka partisipasi pemilih.

“Kita tidak ingin PSU terulang lagi. Maka semua pihak kita libatkan agar penyelenggaraan berjalan maksimal,” katanya.

Ia optimistis partisipasi pemilih pada PSU kali ini bisa melebihi angka Pilkada sebelumnya yang berada di kisaran 66,6 persen.

“Sekarang sedang dilakukan berbagai langkah mitigasi agar partisipasi pemilih naik,” ujarnya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved