Kota Bukittinggi

Usai Libur Lebaran 2025, Pemko Bukittinggi Fokus Genjot PAD dari Sektor Wisata

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pasca-libur Lebaran 2025.

Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman
PENINGKATAN PENDAPATAN DAERAH : Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias saat diwawancarai usai apel gabungan, Selasa (8/4/2025). Ramlan menyebutkan bahwa pihaknya akan memfokuskan kinerja untuk meningkatkan PAD Kota Bukittinggi. 

TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI – Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pasca-libur Lebaran 2025.

Sejumlah sektor akan dibenahi, terutama pariwisata Bukittinggi yang menjadi sumber utama pemasukan daerah.

Sebelumnya, Ramlan menyebutkan bahwa diawal kepemimpinannya, ia fokus pada pembenahan kota dalam rangka menyambut wisatawan yang berlibur saat momen libur panjang hari raya Idul Fitri 1446 H.

"Kita perlu pembenahan, terutama di objek-objek yang bisa menghasilkan PAD, tentu salah satu contohnya yaitu objek wisata, kita akan membenahai objek-objek wisata kita," katanya.

"Seperti yang kita lihat bahwa PAD pada momen libur lebaran tahun ini jauh meningkat daripada tahun sebelumnya. Jika tahun lalu hanya mendapatkan Rp. 1,8 miliyar, pada tahun ini kita hampir mencapai Rp. 3 miliyar, ini tentu ada hasilnya, maka inilah yang harus kita tingkatkan," sambungnya.

Baca juga: Pemkab Sijunjung Ajukan Proposal Sekolah Rakyat, Targetkan Anak dari Keluarga Miskin

Menurut Ramlan, sejumlah objek wisata yang nantinya akan diperbaiki seperti Taman Panorama hingga TMSBK.

"Seperti wisata taman panorama, kita akan membuat sejumlah bangku-bangku untuk masyarakat duduk menikmati Ngarai Sianok. Kemudian kita menginginkan objek-objek wisata terang semua lampunya untuk meningkatkan gairah wisatawan," ujarnya.

"Selain itu kita juga mencoba menghubungi pihak swasta untuk membantu, saya ingin pada malam hari ada lampu warna warni yang mengarah ke Ngarai Sianok agar terlihat indah di malam hari," sambungnya.

Kemudian, lanjut Ramlan, pihaknya juga akan fokus untuk mengadakan event-event yang bisa meningkatkan pendapatan masyarakat.

"Kita itu hidup dari tamu, tanpa adanya tamu yang datang, maka perekonomian kita akan berkurang. Seperti hotel-hotel kurang tamunya, pendapatan berkurang, UMKM kita tidak berjalan," terangnya.

Baca juga: Tiga Orang Tewas dalam Kecelakaan Selama Operasi Ketupat Singgalang 2025 di Pasaman Barat

"Dengan dilaksanakannya event-event, kita berharap kunjungan wisatawan kita banyak, PAD kita bertambah dan UMKM kita berjalan, pendapatan masyarakat kita juga meningkat," lanjutnya.

Ramlan juga meminta agar masyarakat juga membantu pemerintah, yaitu di bidang keamanan dan kenyamanan wisatawan selama berkunjung.

"Karena kalau tidak nyaman, maka akan jadi masalah untuk kita. Bukittinggi adalah barometer wisata di Sumatera Barat, jika pariwisata Bukittinggi rusak, maka rusak juga pariwisata Sumbar," terangnya.

"Semua ide ini sudah saya sampaikan kepada Sekda kemudian nanti akan dibicarakan bersama Bapelitbang. Jadi efek dominonya yang kita fikirkan, bagimana caranya supaya mendatangkan orang banyak, bagaimana mendatangkan uang, itulah yang harus dilakukan dan bermanfaat bagi orang banyak," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved