Lebaran 2025
Pariaman Barayo 2025 Digelar, Perantau dan Wisatawan Siap Padati Kota Tabuik saat Libur Lebaran
Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat menggelar event tahunan Pariaman Barayo 2025 yang berlangsung mulai 1 hingga 7 April 2025.
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rahmadi
TRIBUNPADANG.COM,PARIAAN - Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat menggelar event tahunan Pariaman Barayo 2025 yang berlangsung mulai 1 hingga 7 April 2025.
Kegiatan ini menyambut kedatangan perantau dan wisatawan yang berlibur ke Kota Tabuik di momen libur Lebaran 2025.
Wako Pariaman Yota Balad mengatakan, Pariaman Barayo 2025, mengusung tema “Mari Ramaikan Piaman Barayo 2025, Rayakan Kemenangan, Rayakan Kebersamaan”.
Yota Balad menyampaikan bahwa Pariaman Barayo merupakan salah satu event unggulan selain Tabuik Piaman yang diselenggarakan setiap tahunnya di Kota Pariaman.
"Pariaman Barayo kami hadirkan untuk masyarakat dan pengunjung Kota Pariaman, serta perantau yang pulang kampung untuk barayo bersama keluarga tercinta," ujarnya dalam keterangan resmi di Komifo Kota Pariaman, Senin (1/4/2025).
Baca juga: Bupati Dharmasraya Jalin Silaturahmi dengan Forkopimda Sumbar saat Open House Idulfitri
Melalui Pariaman Barayo 2025, perantau dan wisatawan bisa menikmati destinasi wisata alam nan indah dan mencicipi berbagai kuliner yang ada di Kota Pariaman.
Menurutnya selama event Pariaman Barayo berlangsung, potensi ekonomi masyarakat akan semakin meningkat.
Mengingat ada banyak pendapatan dari sektor pariwisata, seperti retribusi masuk kawasan wisata, retribusi berjualan dikawasan wisata, retribusi parkir dan tiket ke pulau.
Melalui retribus yang dikelola oleh instansi terkait ini, Yota berharap akan terjadj peningkatan PAD daerah.
“Pariwisata harus dibangun dengan suasana aman, tertib, aman dan nyaman, sehingga pengunjung merasa betah dan puas selama berwisata ke Kota Pariaman," ujarnya.
Baca juga: Penuh Haru, Lapas Suliki Buka Kunjungan Keluarga untuk Warga Binaan di Hari Raya Idul Fitri
Pihaknya juga sudah berkoordinasi agar tidak ada oknum-oknum yang dapat merugikan serta memburukkan citra pariwisata di Kota Pariaman.
Begitu juga dengan pedagang yang ada di Kota Pariaman khususnya pedagang disekitar pantai harus dapat tertib dalam berjualan, standar harga makanan harus disesuaikan.
"Kamj juga sudah berkoordinasi dengan dinas terkait dan pedagang agar mengutamakan masalah kebersihan,” tegas Yota Balad.
Yota berharap agar Pariaman Barayo 2025 ini, kiraya dapat menggenjot Pendapatan Asli Daerah Kota Pariaman, sehingga dapat menjadi manfaat bagi Kota Pariaman pada umumnya serta masyarakat pada khususnya.
Pada Pariaman Barayo 2025, Pemko Pariaman menunjuk 11 titik destinasi wisata, yang bisa dikunjungi wisatawan selama event berlangsung.
Baca juga: Tak Hanya Fasilitas, Pengunjung Soroti Sampah Tak Terkelola di Pantai Tiku saat Libur Lebaran
| Volume Kendaraan di Bukittinggi Menurun saat Momen Lebaran 2025 Daripada Tahun Sebelumnya |
|
|---|
| Lebaran Sepi, Omzet Pedagang Sala Lauak di Ulakan Anjlok: Biasanya Rp2 Juta, Kini Cuma Rp700 Ribu |
|
|---|
| 21 Kasus Kecelakaan di Padang Selama Operasi Ketupat Singgalang 2025, Tertinggi di Sumbar |
|
|---|
| Angka Kecelakaan Naik Selama Operasi Ketupat Singgalang 2025 di Sumbar, 21 Orang Meninggal |
|
|---|
| 105 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Padang-Sicincin Saat Lebaran, Ruas Fungsional Paling Padat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Yota-Balad-menyampaikan-kan-salah-satu-e.jpg)