Lebaran 2025

Separuh Penduduk Indonesia Bepergian, Pemerintah Utamakan Mudik Aman dan Nyaman

Survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI terkait pergerakan masyarakat selama libur Lebaran 2025, memperkirakan sekitar 146,48 juta orang mudik

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Emil Mahmud
Tribunpadang.com/Ghaffar Ramdi
PUNCAK ARUS MUDIK - Prediksi puncak arus mudik dan arus balik lebaran nantinya bakal terjadi sebelum dan sesudah hari raya Idul Fitri Syawal 1446 H. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Solok akan berlakukan pembatasan operasional angkutan barang yang meintasi ruas jalan jalur Padang-Solok, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). 

TRIBUNPADANG.COM, JAKARTA - Survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI terkait pergerakan masyarakat selama libur Lebaran 2025, memperkirakan sekitar 146,48 juta orang mudik, setara 52 persen dari total populasi nasional.

Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan Adita Irawati mengatakan, Kemenhub melakukan survei setiap musim mudik, termasuk tahun ini. Artinya, lebih dari setengah penduduk Indonesia akan melakukan perjalanan mudik. 

Tujuan survei untuk memproyeksi besarnya jumlah pemudik serta mendata berbagai persoalan dan potensi masalah pada saat mudik.

“Mobilitas terbesar di Indonesia adalah di saat orang mudik Lebaran, pemerintah mempersiapkan infrastruktur agar mobilitas lancar. Pemerintah ingin masyarakat mudik dengan nyaman, sebagai penutup Ramadan yang tenang menyenangkan,” kata Adita Irawati pada Rabu (26/3/2025) lalu.

Pemerintah, melalui Kemenhub, Kementerian Pekerjaan Umum, Kepolisian RI dan jajaran pemerintah daerah, bekerja sama mempersiapkan perencanaan, infrastruktur serta sarana dan prasarana mudik.

Sampai sejauh ini, lanjutnya beberapa titik di terminal, bandara, pelabuhan dan stasiun KA, disiapkan jauh hari untuk melayani potensi lonjakan penumpang.

“Penambahan moda transportasi disiapkan berdasarkan temuan survei,” jelasnya.

Menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran 2025, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengoperasikan hampir 10 ribu (9.656) perjalanan kereta api selama periode Angkutan Lebaran, meningkat 8 persen dibanding tahun lalu. 

Dengan kapasitas 4,5 juta (4.591.510) tempat duduk, KAI berkomitmen untuk memenuhi permintaan masyarakat akan transportasi yang aman dan nyaman. Sebagai tambahan, 1.080 perjalanan KA ekstra disiapkan guna mengakomodasi lonjakan pemudik.

Kementerian Perhubungan juga telah memprediksi terjadi peningkatan penumpang pesawat udara pada periode angkutan Lebaran tahun 2025 sebesar 12 persen dengan total penumpang sebanyak lebih dari 6 juta penumpang (6.186.298). 

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub memastikan kebutuhan kapasitas angkutan udara pada periode angkutan lebaran 2025 telah tercukupi.

Berdasar dari proyeksi jumlah penumpang yang ada dibutuhkan 325 armada pesawat udara, sementara saat ini tersedia 404 armada yang siap beroperasi untuk moda udara. 

Garuda Indonesia Group menyiapkan sekitar 1,9 juta kursi penerbangan untuk mendukung mobilisasi masyarakat.

Pemerintah juga memberlakukan diskon tiket pesawat selama 15 hari, yakni mulai 24 Maret hingga 7 April 2025. Besaran potongan harganya mencapai 14 persen.

Diskon ini dipastikan tidak terlalu memberatkan maskapai, sebab ada insentif tambahan berupa Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 6 persen yang ditanggung pemerintah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved