Lebaran 2025

Bolehkah Zakat Fitrah Diberikan Kepada Saudara Kandung? Simak Penjelasannya!

Zakat Fitrah bertujuan untuk mensucikan jiwa serta membantu mereka yang kurang mampu agar dapat merayakan hari kemenangan dengan layak.

Penulis: Nika Afrilia | Editor: Nika Afrilia
Tribunpadang/canva
ZAKAT FITRAH: Ilustrasi zakat fitrah. Zakat fitrah merupakan salah satu kewajiban bagi umat Islam sebelum Hari Raya Idul Fitri. Zakat fitrah boleh diberikan kepada saudara kandung dengan beberapa syarat. 

TRIBUNPADANG.COM - Zakat fitrah merupakan salah satu kewajiban bagi umat Islam yang harus ditunaikan sebelum Hari Raya Idul Fitri

Zakat ini bertujuan untuk mensucikan jiwa serta membantu mereka yang kurang mampu agar dapat merayakan hari kemenangan dengan layak.

Setiap umat Islam, mulai dari bayi hingga orang dewasa, baik laki-laki maupun perepmpuan, wajib membayar zakat fitrah sejumlah satu sha, yang setara dengan 3,5 liter atau 2,5 kg beras.

Tujuan dari zakat fitrah tidak hanya untuk menyucikan diri setelah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, tetapi juga sebagai ekspresi kepedulian terhadap mereka yang kurang mampu.

Baca juga: Panduan Lengkap Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga, Arab, Latin, dan Artinya

Namun, muncul pertanyaan, apakah zakat fitrah boleh diberikan kepada saudara kandung?

Ketentuan Penerima Zakat Fitrah

Dalam Islam, penerima zakat fitrah sudah ditentukan dalam Al-Quran, tepatnya dalam Surah At-Taubah ayat 60. 

اِنَّمَا الصَّدَقٰتُ لِلْفُقَرَاۤءِ وَالْمَسٰكِيْنِ وَالْعٰمِلِيْنَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوْبُهُمْ وَفِى الرِّقَابِ وَالْغٰرِمِيْنَ وَفِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَابْنِ السَّبِيْلِۗ فَرِيْضَةً مِّنَ اللّٰهِۗ وَاللّٰهُ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ ۝٦٠

Artinya: Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, para amil zakat, orang-orang yang dilunakkan hatinya (mualaf), untuk (memerdekakan) para hamba sahaya, untuk (membebaskan) orang-orang yang berutang, untuk jalan Allah dan untuk orang-orang yang sedang dalam perjalanan (yang memerlukan pertolongan), sebagai kewajiban dari Allah. Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana.

Ayat tersebut menjelaskan bahwa zakat diperuntukkan bagi delapan golongan, yaitu:

1. Fakir

2. Miskin

3. Amil zakat

4. Mualaf

5. Riqab (hamba sahaya)

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved