Sumbar

Mengenal Nama-Nama Nagari di Padang Pariaman, dari Bagian Pesisir hingga Perbukitan

Selain kaya adat dan budaya, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar juga menyimpan jejak sejarah yang terekam dalam nama-nama nagarinya.

Tayang:
TribunPadang.com
Nagari: Penampakan Nagari Sunua, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, yang dikenal sebagai kawasan pesisir dan pertanian dengan hamparan permukiman warga serta lahan produktif yang menopang kehidupan masyarakat setempat.  (foto Mg/Adinda Azari) 

Ringkasan Berita:
  • Selain kaya adat dan budaya, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), juga menyimpan jejak sejarah yang terekam dalam nama-nama nagarinya.
  • Setiap nagari bukan sekadar satuan pemerintahan, melainkan cerminan asal-usul, kondisi alam, hingga perjalanan masyarakat Minangkabau dari masa ke masa.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN – Selain kaya adat dan budaya, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), juga menyimpan jejak sejarah yang terekam dalam nama-nama nagarinya.

Setiap nagari bukan sekadar satuan pemerintahan, melainkan cerminan asal-usul, kondisi alam, hingga perjalanan masyarakat Minangkabau dari masa ke masa.

Penamaan nagari di berbagai kecamatan di Padang Pariaman menjadi bukti bagaimana sejarah, adat, dan lingkungan alam berpadu membentuk identitas daerah hingga kini.

Berikut TribunPadang.com rangkum nama-nama nagari di Kabupaten Padang Pariaman, dari wilayah pesisir hingga perbukitan.

1. Kecamatan Batang Anai

Kecamatan Batang Anai merupakan kawasan strategis tetangga Kota Padang. Nama-nama nagarinya banyak berkaitan dengan kondisi geografis, aliran sungai, serta sejarah pemukiman lama masyarakat Minangkabau.

Nagari di Batang Anai meliputi Katapiang, Kasang, Sungai Buluah, Buayan Lubuk Alung, Sungai Buluah Selatan, Sungai Buluah Barat, dan Sungai Buluah Timur.

2. Kecamatan Lubuk Alung

Nagari-nagari di Kecamatan Lubuk Alung berkembang di wilayah dataran rendah yang subur. Nama nagari mencerminkan unsur alam seperti lubuk, aluang, serta kawasan persawahan.

Nagari di kecamatan ini antara lain Lubuk Alung, Aie Tajun Lubuk Alung, Sikabu Lubuk Alung, Pasie Laweh Lubuk Alung, Pangguang Kasiak Lubuk Alung, Bala Hilia Lubuk Alung, Sungai Abang Lubuk Alung, Singguliang Lubuk Alung, dan Salibutan Lubuk Alung.

3. Kecamatan Sintuak Toboh Gadang

Wilayah ini juga berada di kawasan dataran rendah yang subur. Nama-nama nagari mencerminkan unsur alam dan pembagian wilayah adat.
Nagari di Kecamatan Sintuak Toboh Gadang meliputi Toboh Gadang, Sintuak, Toboh Gadang Barat, Toboh Gadang Selatan, dan Toboh Gadang Timur.

Baca juga: Sumur Warga Kuranji Kering Pascabanjir Rusak Bendungan Gunung Nago, Safar: Sudah Hampir Sebulan

4. Kecamatan Ulakan Tapakih
Kecamatan Ulakan Tapakih dikenal memiliki latar sejarah keagamaan yang kuat. Nama nagari banyak berkaitan dengan wilayah pesisir dan tapak pemukiman lama.

Nagari di kecamatan ini antara lain Tapakih, Ulakan, Seulayat Ulakan, Sungai Gimba Ulakan, Manggopoh Palak Gadang Ulakan, Sandi Ulakan, Kampuang Galapuang Ulakan, dan Padang Toboh Ulakan.

5. Kecamatan Nan Sabaris
Kecamatan Nan Sabaris erat kaitannya dengan wilayah pesisir dan pertanian.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved