NEWS
Viral di Media Sosial, Dedi Penderita Asma Berjalan Kaki Menjual Kayu Bakar Demi Rp15 Ribu
Sebuah video yang menunjukkan perjuangan seorang penjual kayu bakar bernama Dedi menjadi viral di media sosial.
TRIBUNPADANG.COM - Sebuah video yang menunjukkan perjuangan seorang penjual kayu bakar bernama Dedi menjadi viral di media sosial.
Dalam video tersebut, Dedi terlihat berjalan kaki berkilo-kilo meter dengan membawa kayu bakar untuk dijual demi meraih penghasilan hanya Rp 15 ribu.
Meskipun menderita penyakit asma, Dedi terus melanjutkan perjuangannya meski tampak terengah-engah saat memanggul kayu bakar.
Dalam unggahan yang viral di Instagram melalui akun @sayaphati, terlihat Dedi mengenakan kaos hitam dan celana training, sambil memanggul kayu bakar yang cukup berat.
Baca juga: Viral! Ibu di Gorontalo Bawa Anak ke Kantor Polisi karena Sering Melawan, Anak Menangis Minta Pulang
Di tengah kesulitan ini, tangan kirinya digunakan sebagai penopang, sementara napasnya yang terengah-engah mencerminkan betapa berat perjuangannya.
Narasi dalam video tersebut berbunyi, "Nangis banget, ada yang batal beli kayu bapak, padahal sudah jauh bawa kayunya, apalagi bapak ada asma, napasnya pun sudah ngos-ngosan."
Dalam cerita yang lebih lanjut, tim dari @sayaphati yang melihat kesulitan Dedi langsung memberikan sejumlah uang untuk membantu.
Selain itu, mereka juga menempatkan kayu bakar tersebut di tempat yang lebih aman.
Dalam unggahan lain, Dedi mengungkapkan kondisi rumahnya yang sangat kurang layak huni.
Baca juga: Viral Guru di Sorong Kena Denda Rp 100 Juta Akibat Unggahan TikTok, Ini Kronologi dan Fakta Kasusnya
Rumah yang nyaris rubuh tersebut kerap kali didatangi ular, sementara musim hujan memperburuk keadaan.
Dedi juga menceritakan bahwa selain asma, ia juga menderita penyakit maag akut dan syarat terjepit.
Beruntung, ia mendapatkan bantuan rutin berupa beras dari pemerintah desa serta fasilitas BPJS Kesehatan.
Sosok yang berada di balik akun Instagram @sayaphati, Windi, menjelaskan bahwa akun ini didedikasikan untuk berbagi kebahagiaan melalui "Project Bahagia".
Windi yang berasal dari Palembang ini telah menjalankan komunitas berbagi ini selama empat tahun.
Baca juga: Guru di Cianjur Viral Usai Gunduli Siswi SD Tanpa Izin Orang Tua, Alasan Kutu Picu Kontroversi
Menurut Windi, ide mendirikan komunitas berawal dari pengalamannya ketika mendapatkan bantuan berupa uang Rp 200 ribu untuk membeli sepatu baru dari seorang ibu yang melihat sepatunya sobek.
Istri di Kutai Kartanegara Nekat Bakar Suami yang Sedang Tidur karena Kecanduan Judi Online |
![]() |
---|
Ketahuan Selingkuh, Istri di Cipayung Jakarta Timur Nekat Lindas Suami dengan Mobil |
![]() |
---|
Propam Polrestabes Medan Periksa Bripka Lila Astriza, Polwan yang Bikin Onar di Rumah Warga |
![]() |
---|
Debat Guru SD dan Murid Soal Sapi Makan Martabak Viral, Ini Fakta Uniknya |
![]() |
---|
VIRAL! Bocah 10 Tahun Diduga Curi Rp700 Ribu di Tangerang, Dianiaya dan Dipaksa Minum Miras |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.