Khutbah Jumat 25 Oktober 2024

Contoh Naskah Khutbah Jumat 25 Oktober 2024 tentang Kematian

Berikut contoh naskah khutbah Jumat 25 Oktober 2024 tentang kematian. Mari kita simak pesan-pesan berharga yang akan disampaikan dalam khutbah ini.

Editor: Rizka Desri Yusfita
Sonora.id
Berikut contoh naskah khutbah Jumat 25 Oktober 2024 tentang kematian. Mari kita simak pesan-pesan berharga yang akan disampaikan dalam khutbah ini. 

TRIBUNPADANG.COM - Berikut contoh naskah khutbah Jumat 25 Oktober 2024 tentang kematian.

Contoh naskah khutbah Jumat 25 Oktober 2024 tentang kematian dilansir dari TribunPriangan.com.

Dalam setiap perjalanan hidup, kita pasti akan dihadapkan pada kenyataan ini, yang mengingatkan kita akan batasan waktu dan pentingnya mempersiapkan diri. 

Khutbah kali ini akan menggugah kesadaran kita tentang arti kehidupan dan kematian, serta mengajak jamaah untuk merenungkan bagaimana kita bisa menjalani hidup dengan lebih bermakna, mempersiapkan diri untuk pertemuan dengan Sang Pencipta, dan menjalin hubungan yang lebih baik dengan sesama. 

Mari kita simak pesan-pesan berharga yang akan disampaikan dalam khutbah ini.

Baca juga: 5 Khutbah Jumat 18 Oktober 2024 tentang Hari Santri, Singkat dan Penuh Makna

Khutbah 1

إِنَّ اْلحَمْدَ لِلّهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِيْنُهُ وَ نَسْتَغْفِرُهُ، وَ نَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَ مِنْ سَيِّئاَتِ أَعْمَالِناَ. مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضَلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَا دِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَ الله وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. الَّلهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلىَ نَبِيِّناَ مُحَمَّد وَ عَلىَ اٰلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ فَياَعِبَادَ اللهِ. أُصِيْكُمْ وَإَيّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ المُتَّقُوْنَ

قَالَ الله تَعَالَى: يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.

Kaum Muslimin jamaah Jumat

Marilah hati dan pikiran kita, kembali kita tujukan kepada Allah Rabbul ‘alamiin. Kita renungi keagungan dan kebesaran sifat, kekuasaan dan rahmat yang selalu diberikan kepada kita manusia.

Bagi hati yang hidup pasti ia selalu merasa puas dan gembira serta bersyukur atas segala nikmat yang telah dicurahkan kepadanya.  Rasa syukur yang dapat menumbuhkan kesadaran, sadar apa yang dikatakan bahwa ini dan itu adalah milik saya yang pada hakekatnya adalah titipan Allah semata-mata.

Bahkan nyawa yang ada pada kita, juga merupakan milik Allah, kita hanya sebagai hak pakai saja. Dengan demikian insya Allah akan timbul dari jiwa kita rasa taqwa kepada Allah, sekaligus memahami bahwa semua makhluk yang berada di alam ini, tanpa kecuali semua akan mengalami kematian.

Kaum Muslimin jamaah Jumat

Tidak ada satu makhluk pun Allah ciptakan abadi atau kekal selamanya di dunia ini. Tidak ada pandang bulu, apa dia orang baik, durhaka, kuat, kaya, miskin atau berpangkat, raja, rakyat jelata, semuanya pasti akan mati.

Allah SWT berfirman :

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved