Sinta Bisa Irit Puluhan Ribu Menggunakan KA Bandara, Sekali Jalan Cukup Bayar Rp10.000

Kereta Api (KA) Minangkabau Ekspres menjadi kereta bandara ketiga di Indonesia setelah KA Bandara Kualanamu dan KA Bandara Soekarno-Hatta.

Penulis: Rezi Azwar | Editor: afrizal
TribunPadang.com/ReziAzwar
Kereta Api (KA) Minangkabau Ekspres menjadi kereta bandara ketiga di Indonesia setelah KA Bandara Kualanamu dan KA Bandara Soekarno-Hatta. KA Minangkabau Ekspres menggantikan peran KA Perintis setelah Presiden Joko Widodo meresmikan 21 Mei 2018 silam. 

Kahumas KAI Divisi Regional II Sumbar, M. As'ad Habibuddin, menyebutkan pada tahun 2018, terdapat 142.943 penumpang KA bandara.  

Tahun 2019 naik menjadi 194.734 penumpang. 

Penurunan mulai terjadi di masa Covid-19 akibat pembatasan aktivitas masyarakat. 

Tahun 2020 ada 59.195 pergerakan penumpang. 

Lalu pada 2021, terdapat 87.367 penumpang yang menggunakan KA Minangkabau Ekspres.

Beralih ke masa new normal pada 2022, geliat penumpang pun kembali terlihat. 

Kesibukan aktivitas masyarakat menggunakan KA kembali meningkat dari data yang disajikan terdapat 203.557 penumpang yang menggunakan layanan KA dalam tahun itu.

Jumlah penumpang terus naik tahun 2023 terdapat 272.934 pergerakan penumpang.

Bahkan tahun 2024 sampai dengan September sudah tercatat 213.725 penumpang.

M. As'ad Habibuddin menjelaskan kapasitas KA Minangkabau Ekspres dalam satu rangkaian adalah 300 penumpang dengan rincian 200 penumpang dengan tempat duduk dan 100 penumpang berdiri.

"Artinya dalam satu hari, KA Minangkabau Ekspres dapat menampung sebanyak 3.600 penumpang, dengan rincian 2.400 penumpang dengan tempat duduk dan 1.200 penumpang berdiri," ucapnya.

M. As'ad Habibuddin mengatakan kehadiran KA Minangkabau ekspres sebagai bentuk kepedulian yang dimiliki pemerintah berdasarkan keluhan yang dialami masyarakat untuk kemudahan akses ke bandara. 

"Kesulitan masyarakat yang tidak memiliki kendaraan pribadi untuk menuju atau yang ingin berpindah dari bandara, karena kendaraan umum seperti taksi masih belum banyak seperti sekarang serta biaya yang terbilang mahal. Selain itu, waktu tempuh tidak bisa diperkirakan karena ada potensi macet ataupun faktor lainnya,"katanya.

Selain kemudahan akses yang ditawarkan oleh KA, keberadaan KA dapat memberikan pengalaman perjalan yang nyaman, aman, dan tepat waktu.

Satu rangkaian KA Minangkabau Ekspres terdiri dari empat kereta (gerbong). 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved