Sitinjau Lauik Macet

Cerita Bima Tembus Macet Sitinjau Lauik dari Solok, Sewa Ojek dari Padang agar Tidak Telat ke BIM

Hampir lima hari belakangan, jalur Padang-Solok di Sitinjau Lauik, Sumatera Barat (Sumbar) terus mengalami kemacetan hingga ke Lubuk Selasih, ...

Penulis: Ghaffar Ramdi | Editor: Fuadi Zikri
TribunPadang.com/Novri Eka Putra
Kondisi kemacetan saat terjadi longsor di Sitinjau Lauik, Padang, Sumatera Barat, Jumat (17/5/2024) sore. 

TRIBUNPADANG.COM, SOLOK - Hampir lima hari belakangan, jalur Padang-Solok di Sitinjau Lauik terus mengalami kemacetan hingga ke Lubuk Selasih, Kabupaten Solok, , Sumatera Barat (Sumbar).

Akibatnya, banyak kendaraan yang terjebak sehingga waktu yang terpakai menuju Kota Padang atau Solok jadi lebih lama dari biasanya.

Hal serupa dialami oleh Bima Pratama Putra bersama empat rekannya saat hendak menuju Kota Padang dari Provinsi Jambi, Sabtu (29/6/2024).

"Saya dan dua rekan saya berangkat dari Muaro Bungo, sedangkan tiga orang lagi berasal dari Kota Jambi," katanya, Senin (1/6/2024).

Bima mengatakan, dirinya berangkat dari Muaro Bungo menggunakan armada travel menuju Kota Padang.

"Sepanjang jalan menuju Kota Padang kami sempat alami kemacetan di beberapa titik hingga sampai di Simpang Lubuk Selasih jelang Sitinjau Lauik," ujar Bima.

Ia menyebut, sampai di Sitinjau Lauik pukul 09.15 dan sama sekali tidak ada pergerakan dari kendaraan di depan.

Baca juga: Jalan Lintas Solok-Padang di Sitinjau Lauik Macet dari Timbangan Lubuk Selasih hingga Panorama 1

"Kami sempat bertanya kepada sopir apakah terkejar sampai BIM dengan jadwal keberangkatan pukul 14.50 WIB," terang Bima.

Bima dan temannya sempat menunggu kemacetan hingga pukul 11.30 WIB dan mobil yang mereka tumpangi tidak bergerak sama sekali.

"Akhirnya saya menelpon teman saya yang di Padang untuk mencari ojek yang bisa menjemput kami ke Pertamina Lubuk Selasih agar tidak terlambat menuju BIM," tutur Bima.

Akhirnya ada ojek yang mau menjemput Bima dan keempat rekannya menuju Kota Padang dengan harga Rp120 per orang.

"Ada lima ojek yang menjemput kami dengan total harga Rp600 ribu dan menjemput kami ke Pertamina Lubuk Selasih," ucap Bima.

Bima dan keempat rekannya sampai di Padang pukul 13.30 dan langsung menuju BIM menghindari keterlambatan.

"Kami beruntung tidak terlambat, karena sempat melaksanakan check in online dan sampai bandara pukul 14.15 WIB," ungkap Bima.

Bima mengaku ini jadi pengalaman pertama dirinya yang terjebak di Sitinjau Lauik dengan rentang waktu yang lama.

"Biasanya jika kami berangkat dari Muaro Bungo pukul 21.30 maka pukul 06.00 sudah sampai di Padang. Tapi ini tidak, hingga kami harus menyewa ojek dan mengeluarkan biaya lebih," pungkas Bima.

_____
Baca berita terbaru di Saluran TribunPadang.com dan Google News

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved