Sitinjau Lauik Macet

Arus Lalin di Sitinjau Lauik Terganggu Akibat Tumpahan CPO dan Adanya Truk Rem Blong

Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Sosmedya, membenarkan adanya tumpahan CPO di kawasan jalaur Sitinjau Lauik.

Tayang:
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rezi Azwar
Istimewa/WAG Info Sitinjau Lauik
ARUS LALIN TERGANGGU- Penampakan tumpahan CPO di kawasan Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatera Barat Rabu (2/7/2025). Tumpahan CPO tersebut membuat pengendara yang melintas kesulitan. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Arus lalu lintas di kawasan Sitinjau Lauik, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat mengalami gangguan pada Rabu (2/7/2025).

Berdasarkan informasi yang tersebar di grup WhatsApp Info Sitinjau Lauik, gangguan arus lalu lintas terjadi karena adanya tumpahan Crude Palm Oil (CPO) dan truk yang mengalami rem blong.

Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Sosmedya, membenarkan adanya tumpahan CPO di kawasan jalaur Sitinjau Lauik.

Menurutnya, CPO tersebut baru saja tumpah dari sebuah truk sekitar pukul 15.30 WIB di kawasan Lubuk Paraku.

Baca juga: Wako Lanjutkan Pembangunan Terbengkalai di Pariaman, Segera Jalin Komunikasi dengan Kementerian

"Iya benar ada tumpahan minyak CPO di sekitar Lubuk Paraku sekitar pukul 15.30 WIB," katanya.

Untuk mengantisipasi tumpahan CPO tersebut, Sosmedya sudah mengerahkan anggota mencari sekam untuk menutupi CPO yang tumpah.

"Saat ini kita sudah mengerahkan anggota mengupayakan mencari sekam untuk mengatasi CPO yang tumpah agar tidak membahayakan pengendara," ujarnya.

Sementara itu, terkait truk yang mengalami rem blong belum bisa dipastikan oleh pihak kepolisian.

Baca juga: Tak Hanya Edarkan Sabu, Warga Parak Batuang Payakumbuh Budidaya Ganja dalam Kaleng Cat

"Kalau itu belum bisa kita pastikan, karena kita belum sampai ke lokasi, karena masih tertahan di tumpahan CPO," katanya.

Sosmedya juga mengatakan saat ini terjadi kemacetan dan perlambatan arus karena CPO yang tumpah.

Sosmedya menghimbau agar para pengendara tidak saling mendahului dan tetap sesuai aturan agar kemacetan tidak bertambah.

"Kita himbau agar pengendara ikut antrian, kalau ndak ikut nanti malah bertambah, jadi tetap sesuai jalurnya," imbaunya. (TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved