Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi
Trauma Anak Karmila Pascabanjir Lahar Dingin Marapi Sumbar, Mengigau Manggil Nama Keponakan sang Ibu
Karmila (40), korban banjir lahar dingin Marapi Sumbar mengatakan anaknya mengalami trauma usai peristiwa naas melanda daerah tempat tinggalnya.
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rizka Desri Yusfita
tribunpadang.com/f
Karmila (40) saat di wawancarai di Posko Bencana Nagari Bukik Batabuah, Kabupaten Agam, Minggu (12/5/2024).
"Sekira pukul 01.00 WIB jasad ibu saya ditemukan oleh tim gabungan, sementara itu keponakan saya ditemukan sekira pukul 08.00 WIB paginya," sambungnya.
Jenazah ibu dan keponakan Karmila sudah langsung disemayamkan Minggu pagi.
Karmila berharap agar bencana banjir tidak kembali terjadi dan pemerintah segera cepat tanggap terkait antisipasi dan tindak lanjut penanganan dan pencegahan banjir. (*)
Berita Terkait
Berita Terkait: #Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi
Pemkab Agam Usulkan Ratusan Bantuan Rumah bagi Korban Banjir Lahar Dingin, Pembangunan Bertahap |
![]() |
---|
BPBD Agam: Bantuan Rehab Rumah untuk Korban Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi Sumbar dalam Proses |
![]() |
---|
5 Bulan Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi Sumbar Berlalu, Bantuan dari Presiden Tak Kunjung Cair |
![]() |
---|
Pasca Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi, Ombudsman: Korban Tagih Janji-Janji Pemerintah |
![]() |
---|
Mulai Bisa Dilalui 21 Juli, Perbaikan Jalan Padang-Bukittinggi Lembah Anai Baru 40 Persen |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.