Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi

Nama 9 Korban Meninggal akibat Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi Sumbar

Sembilan dari 15 korban jiwa akibat banjir lahar dingin Gunung Marapi, Sumatra Barat sudah teridentifikasi.

Tayang:
Penulis: Rima Kurniati | Editor: afrizal
TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman
Banyak rumah hancur pasca banjir di Nagari Bukik Batabuah, Kabupaten Agam, Sumbar, Minggu (12/5/2024). 

TRIBUNPADANG.COM- Sembilan dari 15 korban jiwa akibat banjir lahar dingin Gunung Marapi, Sumatra Barat sudah teridentifikasi.

Seluruh korban meninggal dunia akibat banjir lahar dingin Gunung Marapi, Sumatera Barat (Sumbar) telah dievakuasi ke Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi.

Direktur Utama RSAM Bukittinggi Busril saat dikonfimasi, Minggu (12/5/2024), menuturkan sembilan korban sudah teridentifikasi.

Baca juga: Wali Nagari Ungkap Penyebab Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi Sumbar Terjang Bukik Batabuah Agam 

Empat korban lainnya belum teridentifikasi dan 2 korban pulang paksa.

Berikut data 9 korban meninggal dunia yang teridentifikasi di RSAM Ahmad Mochtar Bukittinggi:

1. Warni Bahar (P)

Usia : 64 tahun

Alamat : Jorong Kubang Duo Koto Panjang Nagari Kubang Duo Koto Panjang Kecamatan Candung Agam

Pekerjaan : IRT

2. Maryam Mutiar Akbar (P)

Usia : 8 tahun

Alamat : Simpang Bukit, Jalan Panda Kel. Koto Kalang Kec. Lubuk Kilangan Padang.

Baca juga: Kondisi Pascabanjir Lahar Dingin Sumbar di Bukik Batabuah, Rumah Warga Hancur Terseret Banjir

3. Adek Hendra (L)

Usia : 40 tahun

Alamat : Bukit Batabuah

4. Adila (P)

Usia : 57 tahun

Alamat : Komp. III Tabek Barawa Nagari Kapalo Koto Sungai Dua, Agam

5. Resfanel (P)

Usia : 65 tahun

Alamat : Sp. Bukit Jorong Kubung Duo Koto Panjang Bukit Batabuah Candang Agam.

Baca juga: BREAKING NEWS: 15 Korban Meninggal Dievakuasi Pascabanjir Lahar Dingin Gunung Marapi Sumbar

6. Suryani (P)

Usia : 52 tahun

Alamat : Komp. Kubu Tangah Jorong Galuang Nagari Sungai Pua Agam

7. Mimi Maryani (P)

Usia : 71 tahun

Alamat : Jorong Galuang Nagari Sungai Pua Agam Kec. Sungai Pua Agam

8. Syaukani Sani (L)

Usia : 56 tahun

Alamat : Pancahan Rau, Komp Iii Kel. Jorong Kapalo Nagari Kapalo Kec. Sungai Pua Agam

9. Hanum Alfariskia (P)

Usia : 1,5 tahun

Alamat : Simpang Bukit, Jalan Panda Kel. Koto Kalang Kec. Lubuk Kilangan Padang.

Banjir lahar dingin Gunung Marapi di wilayah Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat, menelan korban jiwa, Sabtu (11/5/2024) malam.

Pencarian korban dilakukan petugas gabungan di tiga kecamatan terdampak hingga hari ini, Minggu (12/5/2024).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam merilis jumlah korban meninggal sebanyak 15 orang.

Dari total tersebut, 11 orang ditemukan di wilayah Kecamatan Canduang dan 4 orang di Kecamatan Sungai Pua.

Petugas gabungan yang dikoordinasikan oleh BPBD Kabupaten Agam masih melakukan upaya-upaya penanganan darurat bencana.

Baca juga: Butuh tenaga kerja terbaik untuk bisnismu? Cari di sini!

Banjir lahar dingin yang terjadi setelah adanya hujan lebat menerjang tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Canduang, Kecamatan Sungai Pua dan Kecamatan IV Koto.

Di wilayah Kecamatan Canduang, dari 11 korban yang dievakuasi sebanyak 4 orang telah teridentifikasi petugas.

Sedangkan sisanya masih dalam proses identifikasi.

Baca juga: Korban Meninggal akibat Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi Bertambah jadi 15 Orang

Selain korban jiwa, sebanyak 7 warga Kecamatan Canduang yang mengalami luka-luka telah mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat.

Limpasan banjir ini menerjang Nagari Bukik Batabuah, Canduang.

Petugas Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Agam melaporkan sekitar 90 unit bangunan terendam, baik tempat tinggal warga, fasilitas umum dan tempat usaha.

Sedangkan, di Kecamatan Sungai Pua, warga yang luka-luka juga telah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Data sementara, korban meninggal sebanyak 4 orang, dengan rincian 3 orang yang telah teridentifikasi dan satu lainnya masih dalam proses identifikasi.

Sementara itu, di Kecamatan IV Koto, banjir merendam di Nagari Koto Tuo.

Sekitar 60 warga dievakuasi menuju SMPN 1 Koto Tuo. Sedangkan sejumlah rumah, 20 tempat usaha dan 1 sekolah tergenang banjir di wilayah itu.

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved