Literasi Digital Pasbar
Eksistensi Majalah Sekolah di Era Digitalisasi
Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti menjadi muasal bagi penumbuhkembangan budaya literasi di Indonesia yang ditandai ..
Bagian terpentingnya adalah seluruh prosesnya mengandung literasi, mulai dari penentuan tema, pengumpulan data, analisis data, layouting dan printing. Rubrikasinya yang kompleks mencakup seluruh aspek yang terkandung dalam visi misi GLS, misalnya mini riset, artikel, cerpen, puisi, karikatur, komik, dll. Bahkan ada interaksi teka-teki silang berhadiah yang dibuat untuk menarik siswa membaca seluruh rubrik.
Meskipun sejak awal targetnya minimal 2 kali terbit selama setahun, namun pada kenyataannya sejak tahun 2015, majalah sekolah SMKN 1 Lembah Melintang dengan nama “JAWARA” baru terbit sebanyak 6 edisi. Secara keorganisasian, hal ini terkesan pasang-surut.
Namun hingga hari ini pihak sekolah dan komite tetap konsisten untuk melegalkan kegiatan GLS sebagai ekstrakurikuler pilihan dengan kegiatan utama penerbitan majalah sekolah semampu tim dengan pertimbangan dana dan masalah teknis yang dihadapi oleh TLS.
Melalui kegiatan penerbitan majalah sekolah ini, anggota tim akan merasakan pengalaman organisasi yang komplet, yaitu pengalaman sastra (menulis dan musikalisasi puisi, cerita pendek dan bersambung), jurnalistik (menulis berita, artikel, opini, dan feature), gambar manual (karikatur dan komik), teknik pengambilan foto, desain majalah (Photoshop) dan kewirausahaan (Rancangan Anggaran Biaya/RAB produksi dan pemasaran).
Apakah ini bisa dilayani oleh satu orang pembina saja? Jawabannya tentu tidak, Penulis yang notabenenya adalah teknik ketenagalistrikan tidak akan mampu bekerja sendiri membentuk tim dengan kemampuan dasar siswa yang beragam.
Akan ada banyak masukan dari rekan guru, karyawan dan karyawati SMKN 1 Lembah Melintang yang secara intens membantu seluruh kegiatan.
Bahkan masyarakat setempat memberikan apresiasi berupa moril dan materiil karena siswa kita juga diarahkan untuk mencari iklan dan memasarkan majalah sekolah kepada masyarakat dilingkungan sekitar sekolah.
Terlepas dari trik, teknis, atau upaya untuk meningkatkan literasi di kalangan siswa, selama itu sesuai dengan kebutuhan siswa maka hal tersebutlah yang menjadi prioritas.
Walaupun sangat jauh dari kebiasaan baca di negara Finlandia atau jepang, minimal siswa kita di Kabupaten Pasaman Barat ini mau merujuk pada kota Yogyakarta yang tingkat tengah kehidupan kita.
_____
Baca berita terbaru di Saluran TribunPadang.com dan Google News
| Tim Voli SMAN 1 Lembah Melintang Raih Juara 1 di Kejuaraan Voli Piala Kapolres Pasaman Barat |
|
|---|
| SMAN 2 Kinali Laksanakan Kegiatan Pelatihan Kewirausahaan dengan Narasumber Dosen UNES Khairani |
|
|---|
| MIN 2 Pasaman Barat Laksanakan Perpisahan Siswa Kelas VI dan Wisuda Tahfiz |
|
|---|
| Ujian Akhir Sekolah Berakhir, Pihak Sekolah Kembalikan Peserta Didik kepada Orangtua Masing-Masing |
|
|---|
| Pelaksanaan P5PPRA MAN 1 Pasaman Barat Salah Satu Upaya Memelihara Kearifan Lokal Nagari Air Bangis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Eksistensi-Majalah-Sekolah-di-Era-Digitalisasi.jpg)