Gunung Marapi Erupsi

Gunung Marapi Masih Siaga, Asap Kawah Bertekanan Sedang Setinggi 300 Meter Selimuti Puncak

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa Gunung Marapi di Sumatera Barat masih berada pada status siaga. Hal ini berdas

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Fuadi Zikri
PGA Marapi
Penampakan kolom abu erupsi Gunung Marapi pukul 06.04 WIB, Senin (15/1/2024). 

TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa Gunung Marapi di Sumatera Barat masih berada pada status siaga. Hal ini berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan pada hari Senin, 15 Januari 2024, pukul 06.00-12.00 WIB.

Berdasarkan laporan tersebut, cuaca di sekitar Gunung Marapi pada periode pengamatan tersebut berawan. Angin bertiup lemah ke arah barat dan barat laut. Suhu udara berkisar antara 20,7-25,9 derajat Celcius, kelembaban udara berkisar antara 61,7-78,1 persen, dan tekanan udara berkisar antara 681,6-682,7 mmHg.

Visual Gunung Marapi pada periode pengamatan tersebut jelas hingga kabut 0-II. Asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang dan tinggi 300 meter di atas puncak kawah.

Baca juga: Update Erupsi Gunung Marapi Pagi Ini, Beberapa Kali Gempa Terjadi, PGA Imbau Tetap Waspada

Terjadi satu kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo 1,7 mm, S-P 7,6 detik, dan durasi 20 detik. Tremor menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 0,5-2 mm (dominan 1 mm).

PVMBG mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 4,5 kilometer dari pusat erupsi (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.

Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran/bantaran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi juga diminta untuk selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.

Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA), serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh.

Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam juga diminta untuk senantiasa berkoordinasi dengan PVMBG untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas Gunung Marapi.

Masyarakat, instansi pemerintah, maupun instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan aktivitas maupun rekomendasi Gunung Marapi melalui aplikasi android Magma Indonesia, website Magma Indonesia (www.vsi.esdm.go.id atau https://vsi.esdm.go.id), dan media sosial PVMBG (Facebook, X, dan Instagram).

________________
Baca berita TribunPadang.com terbaru di Google News

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved