Berita Padang Hari Ini

Anggota DPRD Usul Terbitkan Perwako, Atur Wilayah Jualan PKL di Pantai Padang, Wali Kota: Ada Perda

Anggota DPRD Kota Padang Budi Syahrial memberi usul agar Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwako) sebagai solusi

Penulis: Wahyu Bahar | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/WAHYU BAHAR
Wali Kota Padang Hendri Septa (kanan) ditemui wartawan di Panggung Cimpago Pantai Purus Kota Padang Provinsi Sumatera Barat, Minggu (21/8/2022). Ia mengatakan sudah membuka ruang untuk berdialog dengan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di Pantai Purus Padang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Anggota DPRD Kota Padang Budi Syahrial memberi usul agar Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwako) sebagai solusi permasalahan yang timbul pada penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Pantai Purus.

Namun, Wali Kota Padang Hendri Septa menilai Perwako bukan solusi atas kemelut yang beberapa kali terjadi antara PKL dan personel Satpol PP yang melakukan penertiban.

Menurut Hendri, Peraturan daerah (Perda) Nomor 11 tahun 2005 sudah secara jelas mengatur tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, termasuk juga mengenai penertiban PKL yang berjualan di pinggir Pantai Purus atau fasilitas umum.

"Kan sudah ada Perda, kalau tidak mau, cabut aja Perda-nya. Kan Perda di atas Perwako," kata Hendri Septa pada Minggu (21/8/2022).

Hendri Septa menuturkan bahwa maksud dari Perda yang sudah ada sejak Tahun 2005 itu bagaimana membuat Pantai Padang menjadi indah.

Dikatakannya lagi, penertiban yang dilakukan pihaknya melalui personel Satpol PP sudah sesuai dengan Perda Nomor 11 tahun 2005 yang berjalan secara auto pilot.

"Penertiban itu tetap dilakukan, ada atau tidaknya wali kota, penertiban tetap dilakukan. Artinya kita mohon kesabaran dari semua pihak," ujar Hendri Septa.

Sebelumnya, anggota DPRD Kota Padang Budi Syahrial mengatakan bahwa ia akan menghubungi Kabag Hukum Pemko Padang hingga membantu wali kota untuk segera membuat Perwako.

Baca juga: Tanyalah Sesekali Gimana Cara Kami Bertahan Hidup, PKL Pantai Padang Berharap Jumpa Hendri Septa

BudiSyahrial PKL
Anggota DPRD Kota Padang Budi Syahrial memberi usul agar Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwako) sebagai solusi permasalahan yang timbul pada penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Pantai Purus.

Baca juga: PKL Pantai Padang Minta Bertemu Wali Kota, Hendri Septa: Telah Buka Ruang Dialog, Lewat Satpol PP

Adapun Perwako yang dimaksud Budi ialah aturan yang menegaskan tentang wilayah yang diperbolehkan menjadi lokasi berdagang bagi masyarakat. Begitu juga wilayah terlarang untuk berdagang di Pantai Padang.

Perwako tersebut diharapkan Budi sebagai solusi untuk menyelesaikan masalah PKL di Pantai Padang, dimana sebelumnya penertiban yang dilakukan kerap terjadi bentrokan antara Satpol PP dan masyarakat.

"Sering terjadi bentrok itu karena belum pernah dibuat peraturan wali kota yang mengatur zona dimana wilayah yang bisa dan tidak bisa ditempati PKL," kata Budi lagi.

Ia menyontohkan, di Kota Bandung ada Perwako yang mengatur zona atau wilayah yang bisa ditempati PKL. Di Perwako itu juga diatur batasan waktu dan tempat berjualan bagi pedagang.

Namun, persoalan bentrokan yang kerap terjadi saat penertiban, Budi mengatakan bahwa Satpol PP juga tidak bisa disalahkan, karena ada Perda Trantibum yang dijalankan bahwa PKL dilarang berjualan ditempat umum.

"Namun-kan ada kecemburuan sosial bahwa di kawasan Muaro Lasak kenapa PKL masih dibolehkan sampai ke dekat Masjid Al-Hakim. Jadi, kesannya-kan merasa didiskriminasi. Maka dari itu harusnya ada Perwako yang jelas," ujar Budi.

Baca juga: Buntut Penertiban Pedagang di Pantai Padang, LBH Dampingi PKL Lapor ke Komnas HAM

Diki Rafik1
Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang Indira Suryani melalui Diki Rafiqi meminta sejumlah hal kepada Wali Kota Padang untuk menyelesaikan persoalan PKL di Pantai Padang

Baca juga: Berita Populer Padang PKL Ingin Bertemu Wali Kota Hendri Septa dan Kebakaran di Kampung Nias

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved