Lakalantas Bus di Padang Panjang

Bus Tabrak Fly Over di Padang Panjang Setinggi 2,2 Meter, Wako Fadly Amran: Itu Bukan Jalur Bus

Wali Kota Fadly Amran menanggapi soal bus yang menabrak jembatan layang atau flyover di kawasan Bukit Surunga, Kecamatan Padang Panjang Barat

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
TRIBUNPADANG.COM/MUHAMMAD FUADI ZIKRI
Jembatan Layang atau flyover yang terletak di kawasan Bukit Surunga, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat ternyata telah sering ditabrak kendaraan. Padahal, di atas jembatan, diberi rambu-rambu peringatan bahwa lorong jembatan tersebut hanya dalat dilalui oleh kendaran yang tingginya kurang dari 2,2 meter. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Wali Kota Fadly Amran menanggapi soal bus yang menabrak jembatan layang atau flyover di kawasan Bukit Surunga, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar). 

Ia berharap masyarakat yang menjadi korban dalam insiden itu lekas sembuh.

"Saya mendengar tidak ada korban yang parah, namun kalau dilihat kronologisnya bisa dikonfimasi lagi, memang itu bukan jalur jalannya bus," kata Fadly Amran saat diwawancara di Padang, Senin (31/1/2022).

Baca juga: Populer Sumbar: Bus Tabrak Fly Over di Padang Panjang, Ada Jejak Kaki Beruang Madu di Agam

Baca juga: Kondisi Terkini Bus Tabrak Flyover di Padang Panjang, Diamankan Polisi di Mapolres Padang Panjang

Menurut Fadly Amran, bus ini setiap hari juga sudah melewati daerah Kota Padang Panjang.

Namun pihaknya tidak tahu alasan bus tersebut melewati flyover ketika itu.

"Kita menduga apakah mencari alternatif jalan lain atau bagaimana, tetapi seharusnya tidak jalan di situ," terang Ketua Gebu Minang itu.

Baca juga: Update Bus Tabrak Fly Over di Padang Panjang, 15 Orang Disediakan Bus Pengganti, Lanjut Menuju Jambi

Baca juga: Detik-detik Lakalantas Bus di Padang Panjang Versi Saksi Mata, Iwen : Dikira Bunyi Apa, Sekeras Itu

Fadly Amran meminta pihak terkait mengonfirmasi ke pihak yang lebih berwenang alasan sopir mengalihkan jalan ke lokasi tabrakan itu.

Ia berdoa semoga kejadian ini tidak terjadi lagi. 

"Kami sudah melihat kelengkapan rambu-rambu di situ, sudah ada petunjuk dari ujung ke ujung sudah terlihat ya, bahwasanya ada jembatan yang tingginya lebih kurang 2,2 meter," ungkap Fadly Amran.

Baca juga: Bus Tabrak Fly over di Padang Panjang, Kasatlantas: Periksa Sopir Satu, tapi Sopir Dua Diduga Kabur 

Baca juga: Update Lakalantas Bus di Padang Panjang Versi Polisi, Bus Melintas dari Bukittinggi, Menuju Jambi

Fadly Amran menyebut flyover itu sudah ada dari tahun 2000-an.

Menurutnya, tidak ada yang salah dari pembangunan flyover itu.

Ia menegaskan memang jalur itu bukan tipe yang bisa dilalui bus.

Baca juga: Bus Tabrak Flyover di Padang Panjang, Polisi Terapkan Pengalihan Arus Lalu Lintas

Baca juga: Kronologi Bus Tabrak Flyover Setinggi 2,2 Meter di Padang Panjang, Pengemudi Tak Tahu Rute Jalan

"Saya dengar sudah pernah ada juga (kecelakaan di sana), jadi memang kita harus melihat kronologis, mungkin bisa ditanyakan ke pihak yang berwenang, kenapa bus ini melewati jalan itu," ucap Fadly Amran.

Fadly Amran menuturkan pihaknya akan menyikapi kejadian itu sesegera mungkin.

Pihaknya sudah meminta dinas terkait untuk memperbanyak rambu-rambu di lokasi tersebut.

"Kalau sudah ada, mungkin diperbanyak, jika memang diperlukan."

"Marka jalan sudah ada, rambu-rambu sudah ada, di tiangnya sudah disampaikan, tapi ya nanti coba kita lihat apa yang perlu disikapi dari kejadian itu," tutup Fadly Amran. (*)

 

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved