Pemprov Sumbar Siapkan Wisata Berbasis Tradisi Minangkabau, Pemasaran Berbasis Teknologi Digital
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mempersiapkan destinasi wisata guna tahun kunjungan Sumbar 2023. Satu di antara destinasi yang disiapkan
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mempersiapkan destinasi wisata guna tahun kunjungan Sumbar 2023.
Satu di antara destinasi yang disiapkan ialah Desa Wisata Kubu Gadang yang berlokasi di Padang Panjang.
Desa Wisata Kubu Gadang merupakan sebuah desa wisata yang dirintis sejak tahun 2014 dengan mengangkat kearifan lokal, tradisi dan budaya sebagai konsep daya tarik wisata.
Desa ini dikelola oleh kelompok sadar wisata.
Baca juga: Soal Sampah di Kawasan Wisata Pantai Padang, Wagub Sumbar: Ini soal Kesadaran Masyarakat
Baca juga: Soal Sampah di Pantai Padang, Ketua DPD Asita Sumbar : Masih Layak Jadi Destinasi Wisata Favorit
Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy mengatakan, meski baru efektif berjalan di penghujung 2015 silam, objek wisata ini telah menjadi salah satu tujuan kunjungan wisatawan domestik dan manca negara.
Hal ini karena spesifikasi dan keunggulan objek wisata berupa tradisonal kuliner, atraksi seni budaya dan tradisi adat Minangkabau.
Di Kubu Gadang, wisatawan disuguhi berbagai paket wisata pengalaman dan tradisi menarik, seperti mencoba bertani, memerah susu sapi, hingga membatik di pondok-pondok di antara hamparan sawah.
Baca juga: Bukan Pengunjung, Melainkan Sampah yang Ramaikan Kawasan Objek Wisata Pantai Muaro Lasak Kota Padang
Baca juga: Kades Pauh Timur Kota Pariaman: Pembangunan Objek Wisata Sawah Telan Biaya Sekitar Rp 445 Juta
Selain itu, desa ini juga secara rutin menghadirkan iven-iven seru yang bervariasi dua sampai tiga kali setahun.
"Kubu Gadang merupakan salah satu Desa Wisata yang paling mature dari segi pengelolaan," kata Audy.
Apresiasi ini diberikan Audy melihat kreativitas anak-anak muda penggerak Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam menghadirkan iven-iven, serta menggali potensi wisata tradisi Minangkabau.
Baca juga: Sawah Jadi Objek Wisata Baru di Pauh Timur Pariaman, Pelepas Penat hingga Sarana Edukasi
Baca juga: Objek Wisata Sawah di Pariaman, Kasifah Tahunya dari Instagram, sedangkan Puja Ngaku Dapatkan TikTok
Meski demikian, Audy berpesan agar Pokdarwis Kubu Gadang juga mulai mengembangkan potensi-potensi content creator lokal, mengingat efektivitas pemasaran pariwisata melalui media digital.
"Zaman sekarang content creator adalah salah satu ujung tombak. Kubu Gadang is beautiful as it is, tinggal bagaimana mengemas dengan baik. Di sini peran content creator sangat penting," tambah Audy.
Lebih lanjut ia menjelaskan, Desa wisata yang menyuguhkan wisata minat khusus, umumnya memiliki tingkat repeat order yang rendah.
Baca juga: Desa Wisata Apar Pariaman akan Jadi Satu Destinasi Wisata Terbaik di Sumbar
Baca juga: Menikmati Panorama Keindahan Pantai Ketaping Padang Pariaman, Rekomendasi untuk Wisata Keluarga
Menurutnya hal ini harus disiasati dengan kepiawaian mengemas destinasi, terutama bagi pasar digital sehingga dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
Dengan demikian, meskipun wisatawan tidak kembali berkunjung, kuantitas kunjungan wisata tetap terus meningkat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Salah-satu-atraksi-yang-ditampilkan-di-wisata-Kubu-Gadang.jpg)