Breaking News:

Berita Sumbar

Soal Surat Sumbangan : DPRD Sumbar Batal, Gunakan Hak Angket kepada Gubernur Mahyeldi

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Sumatera Barat (Sumbar) batal menggunakan hak angket kepada Gubernur Sumbar soal surat sumbangan.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
TribunPadang.com/RizkaDesriYusfita
Ketua DPRD Sumbar Supardi 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Sumatera Barat (Sumbar) batal menggunakan hak angket kepada Gubernur Sumbar soal surat sumbangan.

Hal itu setelah Fraksi Gerindra dan Fraksi PDIP-PKB menarik diri sebagai pengusul hak angket tersebut dalam rapat paripurna penyampaian usul hak angket pada, Senin (10/1/2022).

Ketua DPRD Sumbar Supardi mengatakan proses hak angket ini sudah berjalan sejak September 2021 dan apa yang menjadi persoalan sudah menjadi evaluasi gubernur.

"Hak angket tidak lagi dibutuhkan saat ini, sehingga pengsul menarik diri," kata Supardi.

Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumbar Hidayat mengatakan tujuan hak angket adalah agar gubernur hati-hati dalam mengambil kebijakan berkaitan dengan kepentingan publik. 

Kemudian memberikan peringatan kepada orang-orang yang mengaku dekat dan merongrong gubernur agar tidak melakukan hal-hal yang melanggar peraturan perundang-undangan.

Baca juga: DPRD Sumbar Belum Bahas Kelanjutan Usulan Hak Angket Gubernur Mahyeldi soal Surat Minta Sumbangan

Baca juga: Gubernur Mahyeldi Lantik 16 Pejabat Tinggi Pratama Pemprov Sumbar, 6 Bulan Pertama akan Dievaluasi

Supardi mengatakan ketika mencuat masalah ini jadi perhatian hingga tingkat nasional empat bulan lalu, tentu Fraksi Gerindra merasa ini adalah harga diri Sumbar. 

"Gerindra menilai pesan itu sudah tersampaikan kepada gubernur."

 "Ternyata pesan itu sudah dilakukan oleh gubernur, setidaknya hari ini kami tidak lagi menerima laporan atau informasi ada surat-surat serupa yang diterbikan oleh gubernur," sambung Supardi.

Fraksi Gerindra juga tidak lagi melihat ada orang yang mengaku dekat dengan gubernur yang merongrong gubernur melanggar aturan.

Baca juga: DPRD Sumbar Segera Gelar Rapat Paripurna Hak Angket Surat Sumbangan Bertanda Tangan Gubernur

Gubernur Sumbar Mahyeldi saat membuka acara Focus Group Discussion (FGD) Geopark Ranah Minang menuju Unesco Global Geopark dengan tema
Gubernur Sumbar Mahyeldi saat membuka acara Focus Group Discussion (FGD) Geopark Ranah Minang menuju Unesco Global Geopark dengan tema "The Great Sumatra Fault" di Hotel Marcure Padang, Kamis (23/9/2021). (ISTIMEWA/BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR)

Baca juga: Soal Usulan Hak Angket DPRD Sumbar terhadap Gubernur Mahyeldi, Pengamat: Bukan Hal Perlu Ditakuti

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved