Breaking News:

Seorang Anak Bawah Umur Dihamili Seorang Mahasiswa di Kota Padang

Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat menangkap terduga pelaku tindak pidana pencabulan di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Rezi Azwar
Pelaku tindak pidana pencaban terhadap anak di bawah umur, Jumat (3/12/2021) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat menangkap terduga pelaku tindak pidana pencabulan di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Hal itu disampaikan oleh Ps Kanit PPA Polda Sumbar, Ipda Rini Anggraini, mengatakan kepada awak media saat berada di Mapolda Sumbar, Jumat (3/12/2021).

Baca juga: Ratusan Personel Terima Penghargaan dari Kapolda Sumbar, Mampu Sukseskan Akselerasi Vaksin Covid-19

Baca juga: Kapolda Sumbar Kunjungi Gebyar Sumdarsin di Sijunjung, Gelar Kuis untuk Warga yang Hadir

"Dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur ini terjadi sekitar November 2020 di sebuah rumah kontrakan Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumbar," kata Ipda Rini Anggraini.

Ia mengatakan, pelaku seorang mahasiswa berinisial FA (24) dan korban berinisial JN (16).

Baca juga: Kapolda Teddy Minahasa Putra Optimis Capaian Vaksinasi Covid-19 Sumbar Capai 70 Persen Akhir Tahun

Baca juga: Tunggangi Sepeda Motor Kapolda Sumbar Tinjau Vaksinasi di Pasaman Barat hingga Pasaman

"Barang bukti yang kami amankan berupa baju daster warna warni dengan motif segitiga lengan pendek, sehelai bra warna hitam, dan sehelai celana dalam warna biru muda," katanya.

Kata dia, saat ini korban berinisial JN (16) telah melahirkan seorang bayi perempuan yang berumur lebih kurang 3 bulan.

Baca juga: Kapolres Pasaman Diganti, Kapolda Sumbar Ungkap karena Beredar Video Ratusan Masyarakat Abai Prokes

Baca juga: Istri Kapolres Tebing Tinggi Pamer Uang di TikTok, Kapolda Sumut Beri Komentar Pedas

Ia menjelaskan, kejadian ini diduga telah berulang kali dilakukan pelaku di dalam rumah kontrakan korban.

Akibatnya korban hamil dan saat ini telah melahirkan seorang anak perempuan berumur lebih kurang 3 bulan.

Baca juga: Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri Dimutasi: Digantikan Irjen Pol Toni Harmanto, Kapolda Sumbar

"Pasal yang diterapkan adalah Pasal 81 ayat (2) jo Pasal 76D Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetepan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," katanya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved