Breaking News:

Oknum Guru Ngaji di Padang Dilaporkan Pihak Orangtua, Polisi Sebut Korbannya Bocah Lelaki

Seorang oknum guru ngaji harus berurusan dengan pihak kepolisian menyusul dugaan tindak cabul terhadap sejumlah bocah lelaki di Kecamatan Padang Timur

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Unit PPA Satreskrim Polresta Padang, Rabu (17/11/2021). 

TRIBUNPADANG.COM,  PADANG - Seorang oknum guru ngaji harus berurusan dengan pihak kepolisian menyusul dugaan tindak cabul terhadap sejumlah bocah lelaki di Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Provinsi Sumatera (Sumbar).

Sedangkan, terduga pelakunya berinisial MEM panggilan E (59), oknum warga Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Provinsi Sumbar.

Sampai saat ini pihak kepolisiaan telah menerima laporan bahwa ada 3 anak yang menjadi korban antara lain berinisial; BAF (11), APN (8), dan RPR (9).

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, mengemukakan bahwa pihak keluarga korban melalui perangkat RT,  mengadukan perihal dugaan tindak pidana tersebut ke Polresta Padang

Menurutnya, terduga pelaku  MEM alias  E (59) diamankan oleh Unit PPA Satreskrim Polresta Padang pada Jumat (19/11/2021) sekitar pukul 18.00 WIB.

Baca juga: Kakak Adik Bawah Umur di Padang Dicabuli, Polisi Menduga Pelakunya Kakek, Paman, Kakak, dan Tetangga

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, Jumat (11/6/2021)
Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, Jumat (11/6/2021) (TribunPadang.com/Rezi Azwar)

Baca juga: Viral! Pria Ini Bawa Kabur Uang Rp 47,5 Juta Untuk Resepsi Pernikahannya dengan Sang Pacar

"Korbannya ada 14 orang anak berdasarkan keterangan sementara yang telah kami himpun selama ini. Mereka para korban diduga disodomi, karena korbannya laki-laki," kata Kompol Rico Fernanda, Sabtu (20/11/2021).

Ia menambahkan dugaan tindak pidana ini terjadi di dalam sebuah kamar, yang terdapat di dalam mushala dengan meminjamkan HP kepada korban.

"Diberikan HP kepada anak-anak itu agar bermain di dalam kamar mushala, selanjutnya pelaku melancarkan aksinya," kata Kompol Rico Fernanda.

Selain itu, imbuhnya terduga pelaku sempat melecehkan korban dan berbuat asusila lainnya.

"Awal terungkapnya kasus ini karena adanya ribut-ribut, ternyata orangtua korban ada yang tidak terima  adanya menjadi korban tindak pidana pencabulan," kata Kompol Rico Fernanda.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved