Hari Pahlawan 2021

Link Twibbon Hari Pahlawan: Sejarah Pemuda dan Tentara Belanda Bertempur Selama 3 Minggu di Surabaya

MOMENTUM Sejarah Hari Pahlawan 10 November, berikut dapat disimak yang diuraikan dalam artikel ini.

Editor: Emil Mahmud
Istimewa Via Kompas.com
Ilustrasi: Brigjen Mallaby dan Residen Soedirman sedang berada dalam satu mobil di Surabaya 

MOMENTUM Sejarah Hari Pahlawan 10 November, berikut dapat disimak yang diuraikan dalam artikel ini.

Berikut juga ada Link Twibbon Hari Pahlawan di bagian akhir petikan artikel, yang sama ini.

Pada setiap momen tanggal 10 November, selama ini rakyat Indonesia memperingati Hari Pahlawan.

Bertepatan pada Tahun 2021 ini, Hari Pahlawan jatuh pada Rabu (10/11/2021) hari ini.

Sejarah Peringatan Hari Pahlawan ini bermula ketika para pemuda Indonesia melakukan pertempuran selama tiga minggu di Surabaya, Jawa Timur.

Baca juga: Kasi Cagar Budaya Padang: Semoga Timbul di Hati Generasi Muda Menjaga & Merawat Peninggalan Sejarah

Catatan Sejarah Hari Pahlawan

Brigjen Mallaby dan Residen Soedirman sedang berada dalam satu mobil di Surabaya
Brigjen Mallaby dan Residen Soedirman sedang berada dalam satu mobil di Surabaya (Istimewa via kompas.com)

Baca juga: Peluncuran dan Bedah Buku Tandai Seremoni Purna Bakti Dr Lindayanti, M Hum, Dosen Ilmu Sejarah Unand

Seperti dikutip dari Bobo, pada tanggal 10 November 1945, terdapat pertempuran besar antara pemuda-pemuda Surabaya dengan tentara Belanda.

Peristiwa itu bermula ketika kedatangan tentara sekutu ke Surabaya pada Oktober 1945 yang dipimpin Jenderal Mallaby.

Mereka melakukan aksi seremonial dengan berjalan ke berbagai sudut kota untuk melihat situasi.

Namun, pada 30 Oktober 1945, perwira Kerajaan Inggris itu meninggal akibat mobil yang ditumpanginya hangus terbakar.

Mengenai penyebab meninggalnya Jenderal Mallaby, hingga saat ini masih belum ada penjelasan pasti.

Meninggalnya Mallaby itu pun memicu kemarahan dari tentara Sekutu.

Pada 9 November 1945, tentara Sekutu mengeluarkan peringatan kepada warga Surabaya melalui selebaran kertas.

Peringatan tersebut berisi tuntutan agar warga Surabaya menyerahkan semua senjata kepada tentara Sekutu sebelum pukul 06.00 pagi hari berikutnya, 10 November 1945.

Baca juga: Resimen Cakrabirawa: Sejarah Terbentuk hingga Dibubarkan, Seusai Penculikan 7 Jenderal dalam G30S

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved