Warga Segel Penginapan di Padang
Update Warga Segel Penginapan di Padang, Diduga Oknum Pelajar Pernah Mampir dan Meresahkan
Tempat penginapan yang disegel warga masyarakat, diduga sempat didatangi oknum pelajar berseragam sekolah di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sum
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
"Kalau hari ini, tempat ini disegel dan ditutup. Jangan lagi kembali buka, agar tidak masalah ini terus yang dibahas," kata Ida, Rabu (28/7/2021).
Ia menyebutkan, penginapan-penginapan yang ada di kawasan Pasir Jambak sebelumnya juga sudah dilakukan penyegelan agar tidak beroperasi kembali.
Namun, kata dia, kembali beroperasi dengan mencopot segel yang telah dipasang.
Sejauh ini lanjutnya, tempat itu diduga juga jadi ajang berselingkuh dan bertengkar suami istri di sini.
Melihat hal itu, masyarakat sudah resah karena seringnya suami istri bertengkar di kawasan tersebut.
"Kalau kita warga di sini, ya tidak baik untuk dilihat. Seperti tidak diawasi oleh RT dan RW," katanya.
Terkait masalah dugaan adanya lokasi perbuatan mesum dan maksiat sudah dilaporkan sampai ke tingkat kelurahan.
Baca juga: Berantas Maksiat di Padang, Andre Rosiade Minta Kapolda Sumbar untuk Turun Tangan
"Selama ini hanya warga saja yang semangat untuk membasmi maksiat ini. Dahulu sudah disegel juga, dan dicopot lagi untuk kembali buka," ujanrya.
Ida berharap, penginapan tersebut ditutup selamanya dan tidak beroperasi lagi.
Lurah Pasie Nan Tigo, Taslim, mengatakan warga merasa tidak enak karena penginapan tetap beroperasi dan menerima tamu.
Taslim mengatakan, untuk izin penginapan masih dalam pengurusan dan surat-suratnya belum selesai.
"Makanya pada hari ini (Rabu 28/7/2021) kita bermohon untuk melakukan penyegelan lagi bersama ketua RT, RW serta tokoh masyarakat, dan Karang Taruna, kata Taslim.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/tempat-maksiat.jpg)