Warga Segel Penginapan di Padang
Update Warga Segel Penginapan di Padang, Diduga Oknum Pelajar Pernah Mampir dan Meresahkan
Tempat penginapan yang disegel warga masyarakat, diduga sempat didatangi oknum pelajar berseragam sekolah di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sum
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Tempat penginapan yang disegel warga masyarakat, diduga sempat didatangi oknum pelajar berseragam sekolah di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Rabu (28/7/2021).
Masyarakat mengdatangi penginapan di kawasan Pasir Jambak, Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumbar.
Pantauan TribunPadang.com terlihat puluhan masyarakat, tokoh masyarakat, RT/RW, serta Karang Taruna setempat, dan Lurah Pasie Nan Tigo.
Masyarakat menolak beroperasinya penginapan atau hotel yang diduga menjadi lokasi maksiat di kawasan Pasir Jambak, Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah.
Selanjutnya, tampak sebagian masyarakat tersebut menyegel di lokasi salah satu penginapan dengan memasangkan spanduk.
"Warga RW VII Menolak Praktek Prostitusi & Maksiat. Hotel ini Ditutup. Ingat Kematian dan Siksa Kubur Serta Azab di Kubur," tulisan dalam spanduk.
"Pernah ada terlihat yang memakai baju sekolah masuk ke dalam itu, tampaknya masih kecil dan pelajar baru,"kata Ida seorang warga sekitarnya.
Ida sangat menyayangkan akan hal tersebut sehingga dilakukan penyegelan.
Warga Terganggu dan Resah
Dilansir TribunPadang.com, diduga kerap dijadikan lokasi tempat selingkuh dan pertengkaran antara suami istri, membuat masyarakat sekitar jadi resah dan merasa terganggu.
Dugaan praktik maksiat yang meresahkan warga sekitar itu berada di Kawasan Pasir Jambak, Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Ida, seorang masyarakat yang ikut melakukan penyegelan lokasi penginapan mengatakan banyak orang tidak dikenal masuk.
Dikatakannya, sering ditemukan orang masuk ke penginapan pada malam hari dan diduga melakukan perbuatan maksiat.
Oleh karena itu, ia secara bersama-sama dengan masyarakat lainnya menutup penginapan tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/tempat-maksiat.jpg)