Breaking News:

2 Bos Tambang Batuan Ilegal di Kuranji Padang Ditangkap Polda Sumbar, 5 Alat Berat Disita

Dua orang bos tambang batuan di Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), ditangkap Polda Sumbar.

TribunPadang.com/Rezi Azwar
Direktur Krimsus Polda Sumbar, Kombes Pol Joko Sadono bersama Kasubdit IV Ditreskrimsus Kompol Firdaus, Jumat (9/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Dua orang bos tambang batuan di Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), ditangkap Polda Sumbar.

Mereka diamankan di Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumbar, pada Jumat (26/3/2021).

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan, pelaku diamankan karena diduga melakukan kegiatan pertambangan batuan tanpa izin usaha pertambangan alias ilegal.

Baca juga: 5 Penambang Emas Diduga Tanpa Izin di Pasaman Ditangkap, Polisi Beberkan Peran Masing-masing

"Pelaku berinisial A (53) dan BR (26)yang merupakan warga Kecamaran Kuranji, Kota Padang," sebutnya.

Ia menyebutkan, pelaku diamankan sekitar pukul 15.00 WIB karena aktivitasnya telah merusak lingkungan.

"Barang bukti yang berhasil disita berupa 4 unit alat berat ekskavator merek Komatsu PC 200, 1 alat berat merek Sumitomo SH 210, 1 unit mobil dump truk merek Hino, dan 1 bundel nota atau pembelian," ujar Stefanus Satake Bayu Setianto.

Baca juga: 5 Orang Penambang Emas Ilegal di Pasaman Ditangkap Polda Sumbar, 2 Alat Berat Diamankan

Dirreskrimsus Polda Sumbar, Kombes Pol Joko Sadono mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari pengaduan masyarakat adanya penambangan tanpa izin.

"Kita tindak lanjuti pengaduan masyarakat tersebut dengan melakukan penyelidikan ke lokasi yang dimaksud," katanya.

Ia menurunkan personel Subdit IV Ditreskrimsus Polda Sumbar untuk melakukan penyelidikan dengan didampingi salah satu staf ahli dari Dinas ESDM Prov Sumbar.

Baca juga: 54 Varietas Unggul Dikembangkan Balitbu Tropika Aripan Solok, Komoditas Aneka Tanaman Buah

Selanjutnya, pihaknya mengamankan 2 orang pelaku yang saat ini telah dilakukan penahanan di rutan Mapolda Sumbar.

"Dari hasil penyidikan, diketahui bahwa kedua pelaku merupakan pelaku utama atau pengelola kegiatan penambangan batuan tanpa izin tersebut," katanya.

Kata dia, terhadap pelaku dikenakan Pasal 158 Undang-undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. (*)

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved