Hari Ini Mahkamah Konstitusi (MK) Bacakan Sidang Putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Pilgub Sumbar

Sidang putusan soal Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) tahun 2020 akan digelar di Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (1

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/RizkaDesriYusfita
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumbar Yanuk Sri Mulyani saat ditemui, Sabtu (19/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sidang putusan soal Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) tahun 2020 akan digelar di Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (16/2/2021).

Permohonan sengketa tersebut diajukan oleh dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumbar.

Ini akan menentukan nasib calon terpilih pada Pilgub Sumbar 2020 Mahyeldi-Audy.

"Sidang gugatan tersebut akan digelar pada pukul 16.00 WIB," kata Ketua KPU Sumbar Yanuk Sri Mulyani.

Baca juga: 4 Rumah Warga Kota Padang Terbakar, Tim Damkar Padamkan Api di Pemukiman Padat Penduduk

Baca juga: Gojek Gandeng Platform Influencer Allstar.id, Dorong Pebisnis UMKM Lewat Platform Digital

Baca juga: Permohonan Rivalnya Tidak Diterima MK, Benny Dwifa Yuswir - Iraddatillah Tunggu Jadwal Pelantikan

Yanuk menambahkan, sidang digelar secara serentak bersamaan dengan sidang sengketa Pemilihan Bupati (Pilbup) Pesisir Selatan dan Limapuluh Kota.

Sementara sidang sengketa Pemilihan Bupati Solok masih menunggu jadwal sidang.

Yanuk menjelaskan di agenda yang digelar dari kemarim hingga hari ini, majelis hakim akan membacakan putusan apakah aduan dari tim pemohon akan dilanjutkan pada pembuktian atau dianggap telah selesai. 

Jika putusannya dilanjutkan pada pembuktian, maka sidang sengketa perselisihan hasil Pilgub Sumbar akan berlangsung hingga 19-24 Maret mendatang.

Baca juga: MK Tolak Permohonan Sengketa di Pilkada Padang Pariaman, Ini Kata Kuasa Hukum Tri Suryadi-Taslim

Baca juga: MK Tolak Gugatan Tri Suryadi-Taslim, KPU Padang Pariaman Tetapkan Paslon Terpilih Pekan Ini

Baca juga: MK Tolak Gugatan Hasil Pilkada Padang Pariaman dan Sijunjung, KPU Bisa Menetapkan Calon Terpilih

Namun, jika putusan sela menetapkan berhenti, maka paling lama, lima hari setelah putusan keluar, KPU akan menetapkan pemenang Pilgub Sumbar

"Setelah putusan itu, KPU tidak harus menunggu putusan-putusan yang lain. Sudah bisa langsung menetapkan," tutur Yanuk.

Sidang digelar di Gedung MK RI 1 Lantai 2, dan dapat disaksikan langsung lewat akun resmi MK di YouTube.

Sesuai undangan KPU RI, lanjut Yanuk, yang menghadiri satu anggota KPU, sedangkan anggota lainnya secara virtual.

Baca juga: Kumpulan Ucapan Hari Valentine Paling Romantis Cocok Dikirimkan Kepada Pasangan

Baca juga: Ucapan Valentine Romantis Cocok Dikirmkan Kepada Pasangan atau Dijadikan Status Media Sosial

Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hari Ini: Hujan Lebat di Sawahlunto, Sijunjung dan 3 Daerah Lainnya

"Sebab jika permohonan tidak terima, kita persiapan untuk penetapan itu. Kalau misalnya lanjut, kita juga harus mempersiapkan untuk saksi," terang Yanuk. 

Seperti diketahui, sebelum adanya gugatan sengketa perselisihan hasil Pilgub Sumbar diajukan oleh pasangan Nasrul Abit-Indra Catri  dan pasangan Mulyadi-Ali Mukhni.

Sementara PHP Pilbup Pesisir Selatan diajukan oleh pasangan Hendrajoni-Hamdanus. 

Kemudian, PHP Pilbup Limapuluh Kota diajukan oleh pasangan Darman Sahladi-Maskar M Dt Pobo. (*)
 

 

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved