Breaking News:

Gadis Belia di Padang Dicabuli

Pelaku Cabul Gadis Belia di Padang Diberi Rp 200 Ribu, Ngakunya Selamatkan dan Antar Korban Pulang

Terungkap beberapa keganjilan dari pengakuan pelaku saat mengantar korban dugaan pencabulan di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

KOMPAS.COM/NURWAHIDAH
Ilustrasi: Uang dalam amplop 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Terungkap beberapa keganjilan dari pengakuan pelaku saat mengantar korban dugaan pencabulan di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengemukakan kronologi kejadian tindak pidana dugaan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur di kawasan Lubuk Begalung, Kota Padang.

Kompol Rico Fernanda yang juga mantan Kapolsek Lubuk Begalung mengatakanpihak keluarga sempat memberikan uang Rp 200 ribu kepada pelaku.

Hal itu diberikan sebagai tanda terima kasih yang telah menyelamatkan korban. Setelah menerima uang, pelaku pergi meninggalkan rumah korban.

Namun penilaian positif terhadap pelaku IS atau biasa dipanggil AT (38) justru berbalik setelah pihak keluarga mendengar penuturan korban.

"Diketahui kalau korban menjadi korban pencabulan setelah korban ditanya oleh ibu korban serta tantenya tentang apa saja yang terjadi selama korban tidak pulang ke rumah selama satu malam," kata Kompol Rico Fernanda.

AT (38), oknum sopir angkutan kota (Angkot) di Padang, terduga pelaku tindak pidana pencabulan saat diamankan pihak kepolisian, Rabu (14/10/2020).

(Istimewa)
AT (38), oknum sopir angkutan kota (Angkot) di Padang, terduga pelaku tindak pidana pencabulan saat diamankan pihak kepolisian, Rabu (14/10/2020). (Istimewa) (ISTIMEWA)

Baca juga: KRONOLOGI Gadis Belia di Padang Dicabuli Oknum Sopir Angkot, Pelaku Ngakunya Selamatkan Korban

Baca juga: Pencabulan Bocah 8 Tahun di Kabupaten Padang Pariaman Terungkap Setelah Korban Bercerita ke Keluarga

Korban bercerita kalau dirinya telah dicabuli oleh pelaku di dalam angkot yang tengah diparkirkan.

Sebelumnya, pelaku diketahui berinisial IS atau biasa dipanggil AT (38) warga Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Provinsi Sumbar.

Sedangkan, korban diketahui berinisial AS (14) seorang pelajar yang tinggal di kawasan Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.

Halaman
1234
Penulis: Rezi Azwar
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved