Breaking News:

BKSDA Sumbar Sebut 2 Harimau Sumatera yang Tertangkap di Solok Belum Mampu Berburu

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat (Sumbar) evakuasi tiga ekor harimau sumatera remaja selama tahun 2020.

TribunPadang.com/reziazwar
Seekor harimau sumatera dievakuasi karena terlibat konflik dengan manusia di Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Senin (13/7/20202). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat (Sumbar) evakuasi tiga ekor harimau sumatera remaja selama tahun 2020.

Terkiat hal itu, Kepala BKSDA Sumbar Erly Sukrismanto menyebutkan tiga ekor harimau sumatera (panthera tigris sumatrae) tersebut belum dapat berburu.

BKSDA dan Polisi Tangkap Pelaku Jual Satwa Dilindungi di Facebook, Ada Beo Mentawai

Nasib Youtuber yang Coba Ambil Kumis Harimau di Padang Pariaman, BKSDA akan Panggil Pelaku

Tiga harimau yang berhasil di evakuasi olrh BKSDA Sumbar yaitu harimau Putri Singgulung, Putra Singgulung, Ciuniang Nurantih.

"Jadi dia kan masih anak, giginya belum tumbuh," kata Kepala BKSDA Sumbar, Erly Sukrismanto, Jumat (24/7/2020).

Kata dia, dua harimau yang dievakusi dari kebupaten Solok masih anak dan sebelumnya dijaga oleh induknya.

Warga Dengar Harimau Mengaum di Padang Pariaman, Diduga Induk Ciuniang Nurantih Cari Anaknya

Konflik Harimau dan Manusia, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Ungkap Sejumlah Faktor Penyebab

"Saat itu diasuh oleh induknya, dan masih belajar memburu. Selain itu dua harimau tersebut belum mampu berburu sendiri, karena belum mampu menyayat mangsanya," ujar Erly Sukrismanto.

Namun, khusus untuk Ciuniang Nurantih sudah memiliki taring. Harimau Sumatera tersebut dievakuasi di Lubuk Alung, Padang Pariaman.

Terkait Pelepasliaran Harimau Sumatera, Yayasan ARSARI Djojohadikusumo Punya Usulan

Harimau Ciuniang Nurantih Mengalami Luka Lecet, Ketahuan Seusai Evakuasi ke PR-HSD ARSARI

"Namun, taring Ciuniang itu agak kuning-kuning dahulu, sehingga bisa dikatakan mampu untuk berburu," sebutnya.

Saat ini, ketiga harimau tersebut berada Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PR-HSD) yang dikelola oleh Yayasan ARSARI Djojohadikusumo. (*)

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved