Breaking News:

Serang Ternak Warga di Agam, BKSDA Sebut Satwa Liar Telah Kembali ke Kawasan Hutan Lindung

Harimau Sumatera (Panthera trigis sumatrae) serang ternak warga di Kabupaten Agam, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) melalui Resor Agam temui

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Mona Triana
istimewa
Petugas BKSDA melalui Resor Agam pada saat melakukan pengusiran terhadap satwa dilindungi diduga Harimau Sumatera.jpg 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Harimau Sumatera (Panthera trigis sumatrae) serang ternak warga di Kabupaten Agam, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) melalui Resor Agam temui sebut kalau satwa liar tersebut sudah kembali ke dalam kawasan hutan lindung.

BKDSA melalui Resor Agam telak melakukan penanganan konflik antara manusia dan satwa liar di nagari Sungai Puar kecamatan Palembayan kabupaten Agam, Sumatera Barat.

BKSDA Sumbar Tetap Pasang Perangkap Meski Jejak Kaki Harimau Tak Ditemukan lagi di Solok

Cek Laporan Kerbau Warga Diserang Harimau di Palembayan, BKSDA Temukan Jejak Kaki Baru

Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA, Ade Putra mengatakan sudah melaksanakan penanganan konflik antara manusia dan satwa tersebut selama tiga hari.

"Petugas BKSDA bersama masyarakat sudah tidak menemukan lagi tanda-tanda keberadaan satwa liar di sekitar pemukiman dan areal sawah warga setempat," ujarnya, Senin (29/6/2020).

Ia menjelaskan pengusiran terhadap satwa tersebut dilakukan menggunakan bunyi-bunyian yang dilakukan petugas BKSDA pada pagi, sore dan malam hari.

BKSDA Lakukan Pengecekan Perangkap Kerangkeng, Berharap Induk Harimau Dapat Dievakuasi

Nyaris, Harimau Berkeliaran di Kabupaten Solok Masuk Perangkap BKSDA

Setelah melakukan pengusiran tersebut, tidak ditemukan lagi jejak satwa yang diduga adalah Harimau Sumatera tersebut.

"Hasil pantauan dengan menggunakan kamera penjebak (camera trap) yang dipasang sebanyak tiga unit pun tidak mendapatkan lagi gambaran visual pergerakan satwa di sekitar pemukiman dan sawah warga," katanya.

Penelusuran yang dilakukan pada hari terakhir menunjukan satwa bergerak kembali ke dalam kawasan hutan lindung dan cagar alam yang berjarak dua kilometer dari lokasi kejadian.

BKSDA Resor Solok Kembali Pasang Perangkap, Incar Dua Harimau yang Masih Berkeliaran

BREAKING NEWS: Seekor Harimau Tertangkap di Solok Sumbar, Masuk Perangkap BKSDA

Sebelumnya pada hari Selasa (23/06/2020) yang lalau, BKSDA Resor Agam menerima laporan bahwa dua ekor ternak kerbau peliharaan masyarakat Nagari Sungai Puar terluka akibat diserang oleh satwa liar yang diduga Harimau Sumatera.

Tim BKSDA Resor Agam yang mendapatkan laporan langsung melakukan penanganan dengan melaksanakan identifikasi lapangan untuk memastikan jenis satwa, pemantauan dan pengusiran.

BKSDA Resor Agam Hentikan Penanganan Buaya di Sungai Batang Alahan Anggang

Seorang Warga Kabupaten Agam Meninggal Dunia Diterkam Buaya, BKSDA Pasang Perangkap

Diketahui ternak kerbau dewasa milik Pak Con dan anak kerbau milik ibu Ratini terluka pada bagian kaki, pundak dan leher. Untuk ternak kerbau dewasa akibat terluka parah oleh pemiliknya telah dijual kepada toke ternak.

"BKSDA memasang tiga unit kamera penjebak (camera trap) di beberapa titik untuk mendapatkan gambaran visual dan memantau pergerakan satwa," ujarnya.

Selain itu, patroli juga dilakukan pada pagi, sore dan malam hari sambil melakukan pengusiran juga dengan menggunakan bunyi-bunyian.

Info Update Daftar Harga HP Xiaomi Akhir Juni 2020: Redmi 7, Resmi Note 7, Mi A2 Rp 2,9 Jutaan

Jadwal Acara TV RCTI Hari Ini Senin 29 Juni 2020: Silet, Anak Jalanan, Awas Banyak Copet, Dagelan OK

"Untuk warga setempat diharapkan agar waspada dan hati-hati dalam beraktivitas ke ladang dan ke sawah. Amankanlah hewan ternak di kandang, untuk mencegah interaksi negatif dari satwa liar terjadi kembali," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved