Breaking News:

Pilkada Sumbar 2020

Cara KPU Sumbar Restrukturisasi Anggaran Pilkada Sumbar 2020 hingga Bisa Hemat Rp 11 Milar

omisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar) melakukan restrukturisasi anggaran untuk Pemilihan Gubernur 2020.

TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi Pilgub Sumbar 2020 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar) melakukan restrukturisasi anggaran untuk Pemilihan Gubernur 2020.

Hal itu dilakukan karena menyesuaikan dengan situasi pandemi virus Corona (covid-19).

Tahapan Pilkada Sumbar 2020 Saat Pandemi Corona, Jadwal Sesuai  PKPU Nomor 5 Tahun 2020

Bertambah 1.300 TPS, KPU Sumbar Optimalkan Kelebihan dari Alokasi Anggaran Rp 11 Miliar

"Anggaran Pemilihan Gubernur awalnya Rp 131 miliar, kemudian kami lakukan restrukturisasi anggaran, artinya ada sikap-sikap yang mesti disesuaikan dengan kondisi pandemi," ujar Amnasmen saat diskusi tentang Penyelenggaraan Pilkada di Sumbar dalam Terpaan Pandemi Covid-19, Sabtu (20/6/2020) malam.

Akhirnya, kata Amnasmen, pihaknya dapat mengoptimalisasi anggaran yang Rp131 miliar.

Anggaran tersebut dapat diefisienkan dan dihemat sebesar Rp 11 miliar.

"Kita sudah pangkas dan koordinasikan dengan Pemda, ada Rp 11 miliar yang dikurangi," ungkap Amnasmen.

Pengurangan dilakukan dari sosialisasi, perjalanan dinas, bimtek, hingga rakor.

Menurut Amnasmen, hal tersebutlah yang dianggap tidak relevan dengan kondisi pandemi saat ini.

Selain melakukan penghematan, KPU Sumbar juga melakukan penambahan TPS untuk menyesuaikan dengan protokol kesehatan dalam masa pandemi Covid-19 sebanyak 1.300 titik.

Hal ini dilakukan karena kesepakatan maksimal warga yang terdaftar di TPS sebanyak 500 orang agar sesuai standar kesehatan.

"Pada awalnya, pemilih per TPS berjumlah 800 per TPS. Pada kondisi pandemi dikurangi jumlah pemilih menjadi 500 per TPS, sehingga TPS yang semula kita asumsikan berjumlah lebih 11.300 lebih TPS, itu perencanaan yang coba kita buat, kemudian ada penambahan TPS lebih kurang 1.300 sehingga TPS berjumlah 12.600," rinci Amnasmen.

Untuk anggaran TPS baru itu sudah diambilkan dari kelebihan dari relokasi anggaran yang telah dilakukan, juga termasuk penambahan honor PPK dan PPS.

"Berlebih sekitar Rp2,4 miliar dan masih dikoordinasikan dengan Pemda. Yang jelas, kita bisa mengefisienkan anggaran dan menghemat anggaran," ucap Amnasmen. (*)

 
 

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved