Mulai Hari Ini Pasokan Solar di Sumbar Ditambah, Pertamina: Dari 1.080 Jadi 1.250 kiloliter/Hari

Berdasarkan alokasi BPH Migas, Sumbar cuma dapat 1.080 kiloliter perhari. Di awal November kami sudah salurkan melebihi alokasi BPH Migas itu

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: afrizal
TribunPadang.com/RizkaDesriYusfita
Antrean kendaraan yang hendak membeli BBM di SPBU Jalan Khatib Sulaiman Padang, Selasa (12/11/2019) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - PT Pertamina menambah pasokan BBM solar sebesar 10 persen di Sumatera Barat (Sumbar).

Hal tersebut didasarkan pada kenaikan permintaan solar menjelang akhir tahun 2019.

Selama ini, rata-rata pasokan solar di wilayah Sumbar sebanyak 1.080 kiloliter perhari.

"Kalau berdasarkan alokasi BPH Migas, Sumbar cuma dapat 1.080 kiloliter perhari. Di awal November kami sudah salurkan melebihi alokasi BPH Migas itu," kata Sales Branch Manager PT Pertamina Padang Arwin Nugraha kepada TribunPadang.com, Selasa (12/11/2019).

Namun, kata dia, masih ada kekurangan BBM solar di wilayah Sumbar.

BBM Solar Langka, Pemprov Sumbar Minta Pertamina Tambah Pasokan Hingga 31 Desember 2019

Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis Solar Langka di Sumbar, Pertamina Ungkap Penyebabnya

"Sesuai dengan kesepakatan hasil rapat bersama Pemprov, kemudian ditambahkan lagi," ujar Arwin Nugraha.

Arwin Nugraha mengatakan, penambahan pasokan solar mulai dilaksanakan hari ini.

"Jadinya sehari kira-kira 1.250 kiloliter per hari. Hari ini sudah dimulai. Ini dilakukan juga untuk meredakan kondisi tersebut," ungkap Arwin Nugraha.

Dengan penambahan ini, Arwin Nugraha berharap kelangkaan BBM solar bisa diatasi.

"Ini akan kita berlakukan hingga 31 Desember. Ini nanti akan kita evaluasi bagaimana hasilnya di lapangan," harap Arwin Nugraha. 

Pertamina Klaim Distribusi BBM Premium di Sumbar Tidak Ada Masalah, Sudah Over 2,5 Persen

Sales Branch Manager PT Pertamina Arwin Nugraha mengungkap penyebab kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di Sumatera Barat (Sumbar) sejak sepekan terakhir.

PT Pertamina (Persero) mengklaim telah melakukan penyaluran solar subsidi sesuai dengan alokasi di Sumbar.

"Memang ada kondisi kami temukan di lapangan BBM langka. Setelah di evaluasi ternyata penyebabnya ada dua," kata Arwin Nugraha di Padang, Senin (11/11/2019).

Dia menjelaskan, kelangkaan yang terjadi di wilayah Sumbar karena rendahnya alokasi biosolar untuk tahun 2019.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved