BERITA POPULER SUMBAR

POPULER SUMBAR - Heboh Penemuan Patung Candi Di Pasaman| Wagub Sumbar Terbang ke Wamena

Inilah sederetan berita populer di kanal Sumbar TribunPadang.com sepanjang Sabtu (28/9/2019) kemarin

Tayang:
Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
istimewa
Penemuan patung candi yang diduga benda purbakala Arca Makara di Desa Padang Nunang Rao, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Inilah sederetan berita populer di kanal Sumbar TribunPadang.com sepanjang Sabtu (28/9/2019) kemarin.

Ada sejumlah berita yang sangat diminati pembaca TribunPadang.com yang akan disajikan lagi ringkasannya  Minggu (29/9/2019) hari ini.

Untuk melihat versi berita lengkap populer Sumbar, Anda bisa klik link yang tersedia dalam tiap akhir berita.

1 Heboh Penemuan Patung Candi Di Pasaman, Diduga Arca Makara Peninggalan Zaman Hindu-Budha

Warga di desa Padang Nunang Rao, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, dihebohkan dengan penemuan sebuah patung candi.

Diketahui, patung candi tersebut ditemukan berdiri kokoh dipermukaan air sehabis banjir akibat meluapnya air sibenail, Kamis (26/9/2019).

Imbau Pihak Sekolah Pantau Siswa Agar Tak Ikut Demo, Kadisdik Sumbar: Bukan Tugasnya Demo Itu

Manisan Jambu Bangkok, Jajanan Khas Medan yang Kini Hadir di Padang, Dijual Rp 10 Ribu Seporsi

Menurut warga setempat, Rizal, lokasi penemuan tidak jauh dari pemukiman warga.

"Ya, yang menemukan awalnya Isal dan kawan-kawannya, saat itu mereka ingin mandi," kata Rizal.

Dikonfirmasi TribunPadang.com, Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumatera Barat Nurmatias membenarkan adanya penemuan patung candi di desa Padang Nunang Rao, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat.

"Ya, saya sudah mendapat informasi terkait penemuan tersebut. Kemarin malam saya dihubungi oleh seorang anggota DPRD Pasaman, ia mengatakan ada temuan," kata Nurmatias, Sabtu (28/9/2019).

Dari pengamatan sementara (melalui foto), Nurmatias memprediksi patung candi yang ditemukan ialah Makara.

"Makara itu bagian dari peninggalan zaman Hindu-Budha. Biasanya di dalam sebuah bangunan suci candi, Makara dipajang di bagian kaki sebuah bangunan candi zaman Hindu-Budha," jelas Nurmatias.

Nurmatias belum bisa memastikan apakah itu benar Makara dan bagaimana cara penemuan serta bentuk temuan patung candi tersebut.

Berita selengkapnya klik di sini!

2  Prakiraan Cuaca Sumatera Barat 28-30 September 2019,Berawan dan Berpotensi Hujan di Sejumlah Wilayah

Bagi warga yang hendak beraktivitas di Provinsi Sumatera Barat, sebaiknya menyimak prakiraan cuaca.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau Padang Pariaman memprediksi Sumatera Barat pagi hari didominasi cuaca cerah berawan, Sabtu (28/9/2019).

FTI Universitas Bung Hatta dan STAI-PIQ Segera Luncurkan Program Tahfizh Bagi Mahasiswa

Kasrem 032/Wirabraja, Kolonel Inf Edi Nurhabad Dominasi Lomba Tembak HUT TNI

Namun, berpotensi hujan ringan di wilayah Kepulauan Mentawai, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Pariaman, Padang, dan Pesisir Selatan.

Ilustrasi hujan
Ilustrasi hujan (Tribun Timur/handover)

BMKG juga memprediksi adanya potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Kabupaten Solok dan Kota Solok.

Lalu, pada siang hingga sore hari juga dihiasi cuaca berawan dan berpotensi hujan ringan di wilayah Pasaman Barat, Pasaman, Limapuluh Kota, Tanah Datar, Solok dan Solok Selatan.

Sementara, pada malam hari cuaca diprediksi berawan dan berpotensi hujan ringan di wilayah Sijunjung dan Dharmasraya.

Lalu untuk dinihari, cuaca berawan pun diprediksi menghiasi langit provinsi dengan Ibu Kota Padang ini.

BMKG juga memprakirakan, ada potensi hujan ringan di wilayah Padang, Sijunjung dan Dharmasraya. Kemudian, berpotensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Kepulauan Mentawai.

Kemudian, suhu udara di Sumatera Barat pada hari ini diprediksi berkisar antara 18 hingga 31 derajat Celsius.

Berita selengkapnya klik di sini!

3 Wagub Sumbar Nasrul Abit Langsung Terbang ke Wamena, Data dan Beri Bantuan untuk Perantau Minang

Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit akan bertolak dari Sentani Papua menuju Wamena untuk memastikan kondisi warga Sumatera Barat yang ada di sana.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno setelah menerima perwakilan Aliansi BEM Sumbar di kediamannya, Sabtu (28/9/2019).

Mengintip Bisnis Telur Gulung Kekinian di Padang, Omzet Sehari Bisa Mencapai Rp800 Ribu

"Jadi Pak Wagub, insyaallah besok ke Wamena pakai Hercules," ungkapnya.

Kedatangan Nasrul Abit ke sana guna mengantarkan bantuan serta mendata warga Sumbar yang terdampak akibat konflik yang terjadi di Wamena tersebut.

Irwan Prayitno mengatakan Pemprov Sumbar akan membantu kepulangan warga Sumbar yang ada di wilayah konflik tersebut.

"Mendata penduduk Minang yang ada di sana," katanya. 

Suasana dan proses penyambutan atas kedatangan korban kerusuhan di Wamena, di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Ketaping, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, Kamis (26/9/2019).
Suasana dan proses penyambutan atas kedatangan korban kerusuhan di Wamena, di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Ketaping, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, Kamis (26/9/2019). (TribunPadang.com/Debi Gunawan)

Dikatakan Irwan Prayitno ada sebagian perantau Minang yang belum mau pulang ke Sumatera Barat. 

"Emang ambo lah abih di siko Pak, kalau pulang pun ndak tau nio karajo apo. Di siko masih ado harapan kan," ungkap Irwan Prayitno menirukan ungkapan warga Sumbar yang ada di sana.

Selain itu, Pemprov Sumbar juga membuka posko bantuan untuk semua pihak yang ingin membantu biaya kepulangan warga Sumbar yang ada di Papua.

Melalui rekening Sumbar Peduli Sesama Bank Nagari dengan nomor rekening 2101.0210.073403.

Berita selengkapnya klik di sini!

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved