Andri Martoni, Kurir Air Galon Isi Ulang Wakili Sumbar di Ajang Jambore Pemuda Indonesia
Siapa sangka, seorang kurir air galon keliling bakalan mewakili Sumatera Barat (Sumbar) dalam ajang Jambore Pemuda Indonesia 2019 yang akan dihelat di
Penulis: Debi Gunawan | Editor: Mona Triana
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Debi Gunawan
TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Siapa sangka, seorang kurir air galon keliling bakalan mewakili Sumatera Barat (Sumbar) dalam ajang Jambore Pemuda Indonesia 2019 yang akan dihelat di Provinsi Sulawesi Utara pada November mendatang.
Dia adalah Andri Martoni, pemuda yang berasal dari Nagari Sungai Antuan, Kabupaten Limapuluh Kota.
• POPULER PADANG - Satpol PP Padang Kembali Razia Kamar Hotel| Kisah Linda Si Drivel Ojol di Padang
• Dulu Jurnalis, Kini Amaranta Jadi Bintang Film Dewasa hingga Dirikan Kampus Porno, Ini Kisahnya
• POPULER PADANG - Kisah Linda Si Driver Ojol di Padang| 9 Parpol yang Punya Kursi di DPRD Padang
Sehari-hari ia bekerja sebagai kurir galon keliling di kawasan kampus Universitas Negeri Padang (UNP).
Pekerjaan itu ditekuninya, disela-sela jam perkuliahan.
Karena dia juga tercatat sebagai Mahasiswa Geografi di UNP sejak 2016 lalu.
Andri, mengaku tidak menyangka ia akan lulus dalam seleksi pemilihan peserta Jambore Pemuda Indonesia ini
"Tidak menyangka sama sekali, akan lulus sampai ke tahap ini," ujarnya kepada TribunPadang.com, Senin (19/8/2019).
• Kisah Rere Zulfarani, Anak Buruh Serabutan yang Jadi Anggota Paskibraka di Kantor Gubernur Sumbar
• Kisah Awal Pemeran Video Vina Garut Beradegan Panas dengan Banyak Pria, Sadar Direkam Kamera
• KPU Sumbar Ajukan Anggaran Rp 156 Miliar untuk Pilkada, Wajar atau Tidak?
Awalnya ia mengikuti seleksi di tinggal Kabupaten Limapuluh Kota dan dilanjutkan di tingkat provinsi.
Sehingga ia lulus bersama sebelas pemuda lainnya dari Sumbar.
Pemuda yang dikenal riang dikalangan teman-temannya ini, juga aktif di organisasi Pramuka ketika ia sekolah di MTsN dan MAN Padang Japang, Kabupaten Limapuluh Kota dulunya.
Sehingga pengalaman itu memudahkannya dalam melalui rangkaian tes untuk Jambore Pemuda Indonesia ini.
Kemandirian Andri dapat membiayai kuliahnya sendiri dan kadang juga dapat mengirimi hasil jerih payahnya untuk keluarga di kampung.
Kedepannya ia berharap, agar cepat menyelesaikan pendidikannya dan bisa membanggakan orangtuanya. (*)