Kusir Bendi di Kota Padang Ternyata Betah Mangkal di Pasar Raya
Beberapa bendi terlihat mangkal di Pasar Raya Kota Padang, Selasa (26/2/2019). Bendi diapit oleh kendaraan
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
Laporan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Beberapa bendi terlihat mangkal di Pasar Raya Kota Padang, Selasa (26/2/2019). Bendi diapit oleh kendaraan roda dua dan roda empat.
Rustam, seorang kusir sedang bersandar menunggu penumpang yang akan menaiki bendi miliknya.
Pria berusia 53 tahun tersebut sudah cukup lama bekerja sebagai seorang kusir.
"Saya mulai awal tahun 1985," ujar pria berbaju kotak-kotak tersebut.
Rustam bercerita kuda yang digunakannya sekarang bukanlah kuda yang pertama kali ia beli.
Rustam sudah lima kali gonta-ganti kuda dengan harga berbeda.
Ia pernah membeli kuda dengan harga murah, seharga Rp 400 ribu.
Pernah juga membeli kuda seharga Rp 20 juta. Itulah kuda yang dia gunakan untuk menarik bendi.
"Rp 35 juta sekaligus dengan bendi. Saya beli di Solok pada 2018," kata Rustam.
Sejauh ini pendapatan Rustam dalam sehari hanya berkisar Rp75 ribu.
Menurutnya, hal itu dirasa cukup untuk memenuhi kehidupannya sehari-hari.
Biasanya Rustam di Pasar Raya mengangkut belanjaan ibu-ibu.
"Sewa ke Koto Marapak Rp 15 hingga 20 ribu. Arah ke Padang Baru Rp 25 ribu," lanjut Rustam.
Dalam sehari, Rustam bekerja mulai pukul 11.00 hingga 17.00 WIB.
Sekali-kali Rustam membawa sewa anak-anak ke tempat wisata yang ada di Kota Padang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/identitas-foto.jpg)