Kusir Bendi di Kota Padang Ternyata Betah Mangkal di Pasar Raya
Beberapa bendi terlihat mangkal di Pasar Raya Kota Padang, Selasa (26/2/2019). Bendi diapit oleh kendaraan
Tayang:
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
TribunPadang.com /Rizka Desri Yusfita
Seorang Kusir Bendi menunggu penumpang di Kota Padang.
"Ke tapi lauik (tepi laut) harga sewa Rp 30 ribu pulang pergi, kalau ke danau buatan Rp 35 ribu," jelasnya.
Biasanya Rustam membawa tiga hingga empat orang anak.
Ketika sepi peminat di Pasar, kadang Bendi Rustam disewa untuk arak-arakan pesta. Sewanya bisa mencapai Rp150 hingga Rp 300 ribu.
Meskipun bendi tidak menjadi transportasi utama lagi, Rustam tetap ingin bertahan menjadi kusir.
"Tidak masalah sepi, karena selain di pasar saya juga ikut acara baralek (kenduri) arak bako," kata Rustam, yang sekali acara mendapat uang jasa Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu.
"Kalau ada rezeki, Alhamdulillah. Kalau tidak, ya gak apa-apa," ujar laki-laki dua anak ini.
(TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/identitas-foto.jpg)