Harga BBM Naik

Pertamax Naik Rp17.000 per Liter di Sumbar, Harga Pertalite dan Biosolar Tetap Normal

Hingga saat ini, jenis BBM bersubsidi seperti Pertalite tetap dijual dengan harga Rp10.000 per liter.

Tayang:
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
BBM PERTAMAX NAIK- Aktivitas pengisian BBM di salah satu SPBU kawasan Kota Padang, Rabu (10/6/2026). Hingga saat ini, jenis BBM bersubsidi seperti Pertalite tetap dijual dengan harga Rp10.000 per liter, sedangkan untuk Biosolar masih dibanderol dengan harga Rp6.800 per liter. 

Ringkasan Berita:
  • Harga BBM Pertamax mengalami kenaikan menjadi Rp17.000 per liter di Sumbar.
  • BBM bersubsidi seperti Pertalite tetap dijual dengan harga Rp10.000 per liter.
  • Sedangkan untuk Biosolar masih dibanderol dengan harga Rp6.800 per liter.

 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Di tengah kebijakan penyesuaian kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax yang mulai berlaku hari ini, Rabu (10/6/2026), PT Pertamina Patra Niaga memastikan tarif BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan demi menjaga daya beli masyarakat.

Hingga saat ini, jenis BBM bersubsidi seperti Pertalite tetap dijual dengan harga Rp10.000 per liter, sedangkan untuk Biosolar masih dibanderol dengan harga Rp6.800 per liter.

Dengan kepastian tersebut, masyarakat pengguna kendaraan yang bergantung pada BBM bersubsidi masih dapat memperoleh Pertalite dan Biosolar di seluruh jaringan SPBU Pertamina dengan harga yang sama seperti sebelumnya.

Sedangkan, harga Pertamax (RON 92) di wilayah distribusi Sumbar, termasuk Kota Padang, kini dijual dengan harga Rp17.000 per liter.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan sesuai mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian.

Baca juga: Pengendara Terjebak Sejam Lebih, Aksi Sopir Terobos Antrean Picu Macet Jalur Sitinjau Lauik Padang

BBM PERTAMAX NAIK- Aktivitas pengisian BBM di SPBU Sawahan, Kota Padang, Rabu (10/6/2026).
BBM PERTAMAX NAIK- Aktivitas pengisian BBM di SPBU Sawahan, Kota Padang, Rabu (10/6/2026). (TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto)

Menurutnya, keputusan tersebut telah dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator.

"Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah," ujar Roberth dalam keterangan resminya kepada TribunPadang.com.

Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi serta distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat.

Baca juga: Gas Elpiji 3 Kg Langka di Padang, Pedagang Gorengan: Terpaksa Rehat Jualan, Mau Bagaimana Lagi

Ia menegaskan Pertamina Patra Niaga tetap menjamin ketersediaan pasokan Pertamax dan Pertamax Green di seluruh jaringan SPBU Pertamina.

"Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina," katanya.

Masyarakat Dinilai Masih Banyak yang Belum Mengetahui Kenaikan Harga

Pengawas SPBU Sawahan, Dasfitrian, mengatakan penyesuaian harga Pertamax mulai diberlakukan sejak dini hari sesuai arahan dari Pertamina.

Menurutnya, harga Pertamax di SPBU Sawahan naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp17.000 per liter.

Meski demikian, ia menyebut belum terlihat perubahan signifikan pada jumlah antrean kendaraan yang mengisi Pertamax.

"Antrean masih seperti biasa. Tidak ada yang mencolok. Mungkin karena sebagian masyarakat masih banyak yang belum tahu," kata Dasfitrian kepada TribunPadang.com, Rabu (10/6/2026).

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved