Kemacetan di Sitinjau Lauik

Pengendara Terjebak Sejam Lebih, Aksi Sopir Terobos Antrean Picu Macet Jalur Sitinjau Lauik Padang

Sejumlah pengendara mengeluhkan tindakan sebagian sopir minibus yang nekat menerobos antrean hingga memicu macet jalur Sitinjau Lauik

Tayang:
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman
MACET SITINJAU LAUIK - Proses evakuasi truk yang mengalami kecelakaan di kawasan Panorama II, Jalur Sitinjau Laut, Rabu (10/6/2026). Kemacetan dipicu oleh beberapa faktor, mulai dari perbaikan jalan, kendaraan besar yang mengalami kerusakan, hingga proses evakuasi truk yang sebelumnya mengalami kecelakaan. 

Ringkasan Berita:
  • Kemacetan Sitinjau Laut mengular hingga 5 km, kendaraan tersendat di beberapa titik.
  • Evakuasi truk kecelakaan di Panorama II membuat satu jalur ditutup sementara.
  • Perbaikan jalan dan kendaraan rusak ikut memperparah antrean dari Padang dan Solok.
  • Pengendara mengaku menunggu lebih dari satu jam akibat arus lalu lintas tersendat.
  • Petugas sempat menghentikan evakuasi, apa yang terjadi hingga macet makin panjang?

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Sejumlah pengendara mengeluhkan tindakan sebagian sopir minibus yang nekat menerobos antrean hingga memicu macet jalur Sitinjau Lauik pada Rabu (10/6/2026).

Aksi saling serobot dan melawan arus tersebut mengunci pergerakan kendaraan dari arah Padang menuju Solok maupun sebaliknya.

Kemacetan panjang ini terjadi saat petugas sedang berupaya mengurai kepadatan arus lalu lintas di beberapa titik rawan.

Roby, seorang pengendara asal Kota Padang, mengaku kehilangan waktu hingga satu jam lebih akibat sumbatan jalan ini. Ia tertahan di tengah antrean kendaraan yang tidak bergerak.

Keberadaan para pengemudi yang tidak tertib dinilai memperparah situasi macet jalur Sitinjau Lauik yang sebenarnya bersumber dari proses evakuasi truk kecelakaan.

Baca juga: Gas Elpiji 3 Kg Langka di Padang, Pedagang Gorengan: Terpaksa Rehat Jualan, Mau Bagaimana Lagi

"Sudah satu jam lebih menunggu, belum juga lancar. Ditambah banyak yang menerobos antrean, jadi makin lama kami di sini," kata Roby kepada TribunPadang.com di lokasi kejadian.

Hingga sekitar pukul 14.00 WIB, kondisi lalu lintas mulai berangsur normal. Kendaraan dari kedua arah mulai bergerak secara bergantian dengan sistem buka tutup yang masih diberlakukan petugas.

Petugas kepolisian di lapangan terus mengimbau para pengendara untuk tetap berada di jalur masing-masing. 

Masalahnya, ketika kendaraan kecil merangsek maju melawan arus, truk-truk besar dari arah berlawanan langsung kehilangan ruang gerak.

Hal ini otomatis menghentikan sirkulasi macet jalur Sitinjau Lauik secara total pada jalur menanjak tersebut.

Baca juga: Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Padang Picu Kenaikan Harga hingga Rp27.000

Kemacetan dipicu oleh beberapa faktor, mulai dari perbaikan jalan, kendaraan besar yang mengalami kerusakan, hingga proses evakuasi truk yang sebelumnya mengalami kecelakaan.

Pantauan reporter TribunPadang.com, Fajar Alfaridho Herman di lapangan sekitar pukul 13.30 WIB menunjukkan aktivitas perbaikan jalan di salah satu titik sekitar lima kilometer dari gerbang PT Semen Padang atau sekitar 10 menit perjalanan menuju Sitinjau Lauik.

Pekerjaan tersebut menyebabkan penyempitan jalan dan sesekali diberlakukan sistem buka tutup arus lalu lintas.

Meski demikian, kondisi lalu lintas di lokasi tersebut masih relatif lancar karena volume kendaraan belum terlalu padat.

Memasuki kawasan sebelum Pendakian Panorama I, terdapat dua kendaraan besar yang mengalami kerusakan di badan jalan.

Baca juga: Panorama II Jadi Titik Macet Parah Jalur Padang-Solok, Antrean Kendaraan Mengular hingga Tahura

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved