Kabupaten Padang Pariaman
Sekolah Rakyat Rp200 Miliar Akan Dibangun di Tarok City Padang Pariaman
Sekolah Rakyat berkonsep boarding school disiapkan di lahan 10 hektare kawasan Tarok City Padang Pariaman.
TRIBUNPADANG.COM,PADANG PARIAMAN - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus mendorong percepatan pembangunan kawasan strategis Tarok City sebagai pusat pertumbuhan baru di Sumatera Barat.
Salah satu langkah besar yang tengah dipersiapkan yakni pembangunan Sekolah Rakyat berkonsep boarding school di kawasan pengembangan Universitas Negeri Padang (UNP), Tarok City.
Pada Selasa (19/5/2026), Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan Rektor UNP meninjau langsung lokasi pembangunan sekolah tersebut.
Dalam peninjauan itu, disiapkan lahan seluas sekitar 10 hektare yang menjadi bagian dari kawasan pengembangan UNP di Tarok City.
Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi pusat pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, sekaligus penggerak ekonomi baru di Sumatera Barat.
Sekolah Rakyat itu direncanakan mulai dibangun pada 2027 dengan estimasi anggaran mencapai Rp200 miliar.
Baca juga: Pemkab Padang Pariaman Bantah Hentikan Pembangunan Jembatan Darurat Anduriang, Jelaskan Alasannya
Pembangunan tidak hanya mencakup gedung sekolah dan ruang belajar, tetapi juga asrama siswa, rumah guru, lapangan olahraga, tempat ibadah, furnitur dan perlengkapan pendidikan, hingga infrastruktur pendukung seperti jalan, jaringan air bersih, listrik dan sanitasi.
John Kenedy Azis menyebut pembangunan Sekolah Rakyat menjadi langkah strategis untuk menghadirkan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat sekaligus memperkuat posisi Padang Pariaman sebagai daerah pusat pertumbuhan baru di Sumatera Barat.
“Sekolah ini bukan sekadar tempat belajar, tetapi akan menjadi pusat pembinaan generasi unggul masa depan. Kita ingin hadir sebuah sekolah berasrama yang mampu melahirkan sumber daya manusia berkualitas, berkarakter, dan siap bersaing,” ujarnya.
Sekolah Rakyat tersebut nantinya diproyeksikan mampu menampung sekitar 400 hingga 1.000 siswa mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA.
Dengan konsep boarding school, para siswa akan mendapatkan pembinaan pendidikan dan karakter secara terpadu dalam lingkungan yang lebih terarah dan kondusif.
Selain sektor pendidikan, kehadiran Sekolah Rakyat juga diyakini membawa dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Baca juga: Bupati John Kenedy Azis Safari Ramadan: Kalau Bukan Kita yang Makmurkan Masjid Lalu Siapa Lagi
Aktivitas pembangunan dan operasional sekolah diperkirakan membuka peluang kerja baru, mendorong tumbuhnya usaha masyarakat, serta mempercepat lahirnya pusat peradaban baru di kawasan Tarok City.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman Hendra Aswara mengatakan Padang Pariaman terus diperkuat sebagai pusat pembangunan proyek strategis nasional di Sumatera Barat.
Menurutnya, sebelum pembangunan Sekolah Rakyat, pemerintah juga telah menghadirkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dengan nilai investasi mencapai Rp50 miliar.
| SICANTIK PKK Diluncurkan, JKA Dorong Penguatan Data PKK Terintegrasi |
|
|---|
| Bupati John Kenedy Azis Buka O2SN dan FLS3N SMP Padang Pariaman 2026 |
|
|---|
| Jalan Amblas 8 Meter di Padang Pariaman Putus Total, 400 KK Terancam Terisolasi Akibat Hujan Lebat |
|
|---|
| Dua Siswi SMP di Padang Pariaman Ikuti Ujian dalam Kondisi Hamil, Satu Sudah Melahirkan |
|
|---|
| Lepas 251 CJH, Bupati JKA Minta Doakan Padang Pariaman Terhindar dari Musibah dan Diberkahi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/sekolah-rakyat-pdg-pariaman.jpg)