Kabupaten Padang Pariaman

Jalan Amblas 8 Meter di Padang Pariaman Putus Total, 400 KK Terancam Terisolasi Akibat Hujan Lebat

Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Padang Pariaman memicu bencana infrastruktur. Jalan ambles 8 meter di Padang Pariaman

Tayang:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Ist
JALAN AMBLES - Penampakan masyarakat yang bergotong royong menimbun jalan ambles dan putus di Korong Lancang, Nagari III Koto Aur Malintang Selatan, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (15/5/2026) pukul 16.30 WIB kemarin. Masyarakat, Syaiful sebut bahan-bahan untuk menimbun jalan, diberikan oleh Dinas PUPR dan anggota DPRD Padang Pariaman. 
Ringkasan Berita:
  • Hujan lebat sebabkan jalan di Padang Pariaman ambles 8 meter, akses putus total
  • Kejadian terjadi di Korong Lancang, warga panik karena jalur utama terputus
  • Syaiful ungkap hujan mulai sejak pukul 11.00 WIB sebelum jalan amblas
  • Pemkab dan warga turun tangan lakukan penanganan darurat di lokasi
  • Lebih dari 400 KK terdampak, akses sementara hanya bisa dilalui roda dua

TRIBUNPADANG.COM, PADANG — Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Padang Pariaman memicu bencana infrastruktur. Jalan ambles 8 meter di Padang Pariaman mengakibatkan akses lalu lintas warga putus total.

Peristiwa jalan ambles 8 meter di Padang Pariaman tepatnya melanda wilayah Korong Lancang, Nagari III Koto Aur Malintang Selatan, Kecamatan IV Koto Aur Malintang pada Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Pernyataan ini dibenarkan oleh masyarakat setempat, Syaiful saat dikonfirmasi TribunPadang.com, Sabtu (16/2026).

Kata dia, hujan intensitas tinggi mengguyur daerahnya sejak Jumat kemarin pukul 11.00 WIB.

"Hujan lebat ini, menyebabkan jalan di ujung jembatan di Korong Lancang terban dan putus," ucapnya.

Baca juga: Wawako Maigus Nasir Isi Subuh Mubarakah di Padang, Ajak Maknai At-Taubah 36 dan Smart Surau

Alhasil kata Syaiful, arus lalu lintas putus total sejak putus Jumat sore kemarin hingga Sabtu siang ini.

Pemerintah kabupaten dan nagari setempat sudah datang ke lokasi sejak Jumat malam untuk mengecek kondisi jalan.

"Jalan yang putus dan ambles sedalam 8 meter, namun sejak pukul 09.00 WIB sudah dilakukan gotong royong oleh masyarakat," sebutnya.

Ia menyebut, masyarakat bergotong royong dengan menimbun jalan menggunakan kerikil dan semen yang diberikan oleh Dinas PUPR serta anggota DPRD Padang Pariaman.

Sebab, upaya ini ini harus dilakukan secepat mungkin, agar akses lalu lintas dapat dilalui kendaraan roda dua oleh masyarakat setempat.

"Kita targetkan pengerjaan hari ini, sampai siang ini masih berlangsung. Karena 400 kartu keluarga lebih berada di ujung jalan yang putus, sehingga tidak dapat melintas," tambahnya. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved