Berita Populer Sumbar

4 Berita Populer Sumbar: Tabrakan Pikap vs Wuling, Pemprov Tebar 100 Sapi Kurban ke Wilayah Bencana

"Kalau masih ada kejadian-kejadian seperti ini, bupati atau wali kotanya harus mampu mengendalikan itu," ungkapnya.

Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Polres Padang Pariaman
KECELAKAAN- Petugas kepolisian mengatur akses lalu lintas di lokasi kecelakaan kawasan Buayan, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (27/4/2027). Sejumlah berita menarik TribunPadang.com dalam 24 jam terakhir, yang disajikan pada berita populer Sumatera Barat (Sumbar). 

Sesampai di lokasi kejadian berbelok ke kanan jalan. Namun, bertabrakan dengan mobil Wuling yang datang dari arah yang sama.

Baca juga: BBM Naik, Gubernur Mahyeldi Harap Harga Bahan Pokok di Sumbar Tetap Stabil Jelang Idul Adha

"Posisi kendaraan Wuling berada di belakang mobil pikap," ujarnya.

Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi pikap tidak mengalami luka apapun setelah kecelakaan.

Untuk pengemudi mobil Wuling usai kecelakaan mengelami dada sesak dan muntah.

"Untuk kedua penumpang dari mobil Wuling aman dan tidak mengalami apa-apa," sebutnya.(*)

2. Pemprov Sumbar Tebar 100 Sapi Kurban ke Mentawai dan Daerah Bencana, Prioritas Sapi Lokal

TEBAR KURBAN SUMBAR - Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sumbar, Edi Dharma, saat diwawancarai di Kantor Gubernur Sumbar, Senin (27/4/2026). Ia menyebut Pemprov Sumbar menargetkan minimal 100 hewan kurban yang akan didistribusikan ke daerah terpencil hingga wilayah terdampak bencana.
TEBAR KURBAN SUMBAR - Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sumbar, Edi Dharma, saat diwawancarai di Kantor Gubernur Sumbar, Senin (27/4/2026). Ia menyebut Pemprov Sumbar menargetkan minimal 100 hewan kurban yang akan didistribusikan ke daerah terpencil hingga wilayah terdampak bencana. (TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto)

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyiapkan program tebar kurban dengan fokus menjangkau daerah terpencil hingga wilayah terdampak bencana pada Idul Adha 1447 Hijriah.

Momentum Idul Adha yang diperkirakan jatuh pada Rabu (27/5/2026) ini dimanfaatkan untuk memastikan distribusi daging kurban lebih merata, terutama ke wilayah yang selama ini sulit dijangkau. Namun, penetapan resmi hari raya tetap menunggu sidang isbat pemerintah.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sumbar, Edi Dharma, mengatakan pihaknya telah menyurati seluruh OPD, BUMD, dan BUMN untuk ikut berpartisipasi dalam program tersebut.

“Kita dari Biro Kesra sudah menyampaikan surat ke seluruh OPD, BUMD, BUMN kita bagaimana tebar kurban ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya saat diwawancarai TribunPadang.com di Kantor Gubernur Sumbar, Senin (27/4/2026).

Menurutnya, program ini menargetkan partisipasi minimal satu ekor sapi dari setiap OPD, yang kemudian akan dikumpulkan untuk didistribusikan ke berbagai daerah di Sumbar.

Baca juga: Kematian Karim Picu Aksi Massa di Padang, Keluarga Pertanyakan Status ODGJ dari Dinsos

“Poinnya kita berharap minimal satu OPD satu sapi. Dan itu nanti akan kita distribusikan ke seluruh daerah di Sumbar,” katanya.

Edi menegaskan, prioritas utama penyaluran adalah daerah terpencil, wilayah terdampak bencana, serta kawasan yang selama ini minim akses terhadap bantuan kurban.

“Yang pertama daerah terpencil, daerah-daerah yang terkena bencana, seperti nanti juga kita arahkan ke Mentawai misalnya, ke daerah-daerah bencana atau daerah-daerah yang jauh di pedalaman,” jelasnya.

Ia berharap, dengan kolaborasi OPD, BUMD, dan BUMN, jumlah hewan kurban yang terkumpul bisa lebih banyak dibanding tahun sebelumnya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved