BERITA POPULER SUMBAR

3 BERITA POPULER SUMBAR: Bendungan Jebol Bikin Banjir, Kepala BGN Jamin MBG dan Jemaah Haji Kloter 1

Bendungan alami yang terbentuk akibat tanah longsor di aliran Sungai Batang Muaro Samuik, Jorong Padang Laweh, Nagari Padang Laweh Malalo

Tayang:
Editor: Rahmadi
Tangkapan Layar
BENCANA TANAH LONGSOR- Material longsor menutup aliran sungai di Jorong Padang Laweh, Nagari Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Rabu (22/4/2026). Tampak batang kayu besar dan tumpukan batu serta tanah memenuhi badan sungai, sementara sejumlah warga meninjau lokasi pascajebolnya bendungan alami yang sempat memicu banjir. 

TRIBUNPADANG.COM, TANAH DATAR - Berbagai informasi menarik seputar Sumatera Barat dalam 24 jam terakhir dirangkum dalam berita populer Padang TribunPadang.com.

Pertama, bendungan alami yang terbentuk akibat tanah longsor di aliran Sungai Batang Muaro Samuik, Jorong Padang Laweh, Nagari Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, akhirnya jebol pada Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Jebolnya bendungan tersebut memicu banjir yang membawa material lumpur, kayu, dan batu dengan arus deras berwarna keruh kecoklatan mengarah ke danau.

Kedua, Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan jaminan bahwa program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan mengalami penurunan standar kualitas meskipun terjadi lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji nonsubsidi. 

Fleksibilitas manajemen operasional di tingkat satuan pelayanan menjadi kunci dalam menghadapi fluktuasi harga pasar.

Ketiga, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumbar, M. Rifki memberikan instruksi tegas kepada seluruh petugas PPIH menjelang kedatangan jemaah haji kloter pertama di Embarkasi Padang, Kamis (23/4/2026) besok.

Seluruh petugas diminta sudah berada di pos pelayanan sejak dini hari guna menyambut rombongan jemaah haji kloter pertama yang dijadwalkan tiba di asrama pukul 06.00 WIB.

Informasi selengkapnya bisa dibaca berikut ini:

1. Bendungan Alami di Tanah Datar Jebol, Banjir Disertai Tanah Longsor Timbun Alat Berat dan Motor

Bendungan alami yang terbentuk akibat tanah longsor di aliran Sungai Batang Muaro Samuik, Jorong Padang Laweh, Nagari Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, akhirnya jebol pada Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Jebolnya bendungan tersebut memicu banjir yang membawa material lumpur, kayu, dan batu dengan arus deras berwarna keruh kecoklatan mengarah ke danau.

Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan derasnya aliran air serta kondisi jalan yang dipenuhi lumpur.

Dalam video lain, tampak satu unit alat berat tertimbun material longsor, sementara beberapa warga berada di sekitar lokasi dengan kondisi tanah yang rusak akibat bekas galodo sebelumnya.

Baca juga: PT Semen Padang Dukung Ekonomi Huntap Talang Lewat Pertanian Regeneratif Pascabencana

Wali Jorong Tanjung Sawah, Dasril Pandeka Rajo, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebutkan, banjir terjadi secara tiba-tiba setelah bendungan alami itu jebol.

“Iya benar, tanah longsor yang membentuk bendungan di aliran Batang Muaro Samuik kemarin itu jebol dan menyebabkan banjir, kejadiannya sekitar pukul 12.00 WIB,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Akibat kejadian itu, satu unit alat berat yang sebelumnya digunakan untuk membersihkan aliran sungai ikut tertimbun, bersama tiga unit sepeda motor milik warga.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved