Anak Hanyut di Pesisir Selatan

Cari Bocah Hanyut di Pantai Buayo Putiah Pessel, Tim SAR Gabungan Sisir Dua Arah

Proses pencarian Jestra juga melibatkan berbagai unsur terkait, mulai dari prajurit TNI, personel Polri, petugas BPBD, hingga potensi SAR lainnya

Tayang:
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Kantor SAR Padang
PENCARIAN ORANG- Petugas melakukan pencarian hari kedua seorang bocah hanyut terseret arus di kawasan Pantai Buayo Putiah, Nagari Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (11/5/2026). Dalam operasi ini, sedikitnya dua unit perahu karet (LCR) dari Basarnas dan BPBD Pesisir Selatan dikerahkan untuk menyisir perairan. 
Ringkasan Berita:
  • Seorang bocah laki-laki dilaporkan terseret ombak di Pesisir Selatan.
  • Pencarian korban sudah memasuki kedua.
  • Pencarian dibantu petugas gabungan sejak Senin pagi.

TRIBUNPADANG.COM, PESISIR SELATAN - Upaya pencarian terhadap seorang bocah laki-laki yang dilaporkan hanyut terseret arus di kawasan Pantai Buayo Putiah, Nagari Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, terus diintensifkan.

Memasuki hari kedua, Senin (11/5/2026), tim SAR gabungan memperluas radius penyisiran untuk menemukan keberadaan korban.

Korban diketahui bernama Jestra (10), dilaporkan hanyut terseret arus sejak Minggu sore kemarin.

Peristiwa nahas tersebut bermula saat korban tengah asyik berenang bersama teman-temannya di area pintu muara Pantai Buayo Putiah.

Baca juga: Jadwal SIM dan Samsat Keliling Padang Pariaman 11 Mei 2026: Berlokasi di Gedung Baru BIM

Kordinator Unit Siaga Basarnas Pesisir Selatan, Wahyu Hidayat, menjelaskan bahwa laporan adanya anak hanyut terseret arus pertama kali diterima dari pihak Wali Nagari Taratak.

Berdasarkan keterangan yang diterima, korban diduga hanyut terseret arus saat berenang di kawasan muara hingga akhirnya terbawa ke arah laut.

"Kejadian dilaporkan pada Minggu sore. Begitu menerima informasi, tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan upaya awal. Namun, korban belum ditemukan," ungkap Wahyu Hidayat kepada TribunPadang.com, Senin pagi.

Operasi SAR Hari Kedua: Fokus Dua Arah

Setelah sempat terkendala jarak pandang pada Minggu malam, operasi pencarian kembali dibuka sejak Senin pagi pukul 07.00 WIB.

Wahyu menyebutkan, strategi pencarian hari ini dibagi menjadi beberapa sektor guna mengefektifkan waktu dan personel.

"Hari ini memasuki pencarian hari kedua. Pencarian hari kedua dilakukan dua arah, yaitu arah selatan dan barat dari titik awal korban dilaporkan hilang," jelasnya.

Baca juga: 3 Berita Populer Padang: Tabrakan Beruntun dan Keluarga Alceo Laporkan Kejanggalan Dokumen Kematian

Dalam operasi ini, sedikitnya dua unit perahu karet (LCR) dari Basarnas dan BPBD Pesisir Selatan dikerahkan untuk menyisir perairan.

Tak hanya itu, solidaritas warga setempat juga terlihat dengan dikerahkannya sejumlah perahu nelayan untuk membantu petugas.

Proses pencarian Jestra juga melibatkan berbagai unsur terkait, mulai dari prajurit TNI, personel Polri, petugas BPBD, hingga potensi SAR lainnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved