Lansia Terseret Arus

DED Rampung Agustus 2026, Kapan Jembatan Anduriang Kayu Tanam Akan Dibangun?

Soal jembatan yang kita kunjungi di Anduring, Kayu Tanam, DED-nya insya Allah selesai Agustus. Tapi anggarannya memang belum ada saat ini

Tayang:
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: afrizal
TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
JEMBATAN PUTUS- Warga menaiki rakit dampak jembatan putus di Sungai Lubuk Aur di Nagari Anduring, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (6/5/2026). Detail Engineering Design atau rancangan teknis pembangunan jembatan tersebut masih dalam proses penyelesaian dan ditargetkan rampung pada Agustus 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Warga Nagari Anduring Kayu Tanam hingga kini masih bergantung pada rakit sederhana untuk menyeberangi Sungai Lubuk Aur setelah jembatan utama roboh akibat banjir bandang November 2025.
  • Detail Engineering Design (DED) atau rancangan teknis pembangunan jembatan masih dalam proses penyelesaian dan ditargetkan rampung pada Agustus 2026.
  • Anggota DPR RI Andre Rosiade menuturkan anggaran pembangunan belum ada saat ini tapi akan berkomunikasi dengan Menteri PU untuk mengalokasikan anggarannya segera

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Harapan warga Nagari Anduring, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman untuk kembali memiliki jembatan permanen mulai menemukan titik terang.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, menargetkan pembangunan Jembatan Anduring-Kayu Tanam bisa dimulai pada akhir tahun 2026.

Hal itu disampaikannya usai ia dan pihak BPJN meninjau kondisi lokasi dan melakukan pertemuan di kantor BPJN Sumbar, Senin (11/5/2026).

Baca juga: Dibangun Ulang, Apa Saja yang Ada di Stadion GOR Agus Salim Padang Setelah Rekonstruksi?

Anggaran Belum Ada

Andre mengatakan saat ini Detail Engineering Design (DED) atau rancangan teknis pembangunan jembatan tersebut masih dalam proses penyelesaian dan ditargetkan rampung pada Agustus 2026.

“Soal jembatan yang kita kunjungi di Anduring, Kayu Tanam, DED-nya insya Allah selesai Agustus. Tapi anggarannya memang belum ada saat ini,” katanya kepada wartawan. 

Meski demikian, Andre memastikan dirinya tengah mengupayakan pencarian anggaran agar proyek tersebut bisa segera direalisasikan.

“Sedang kami upayakan mencarikan anggaran selaku anggota DPR RI perwakilan Sumbar, agar program yang disusun pihak balai bisa dieksekusi secepatnya. Jadi akan kita kawal bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan segera berkomunikasi dengan Menteri Pekerjaan Umum untuk mempercepat alokasi anggaran pembangunan jembatan tersebut.

Baca juga: Usai Tabrakan Beruntun Padang Besi, Dishub Wajibkan Pemeriksaan Rutin Kendaraan Barang Tiap 6 Bulan

“Nah ini akan kita komunikasikan kepada Pak Menteri PU untuk mengalokasikan anggarannya segera. Sehingga akhir tahun 2026 Jembatan Anduring-Kayu Tanam bisa dibangun,” katanya.

Jembatan Alternatif Kewenangan Pemkab 

Selain pembangunan jembatan permanen, Andre juga menyinggung rencana pembangunan jembatan alternatif sementara di lokasi tersebut.

Menurutnya, pembangunan jembatan alternatif menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.

“Jembatan alternatif sudah direncanakan dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Jadi kita serahkan sepenuhnya kewenangan itu ke kabupaten,” katanya.

Tak hanya itu, Andre juga meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) turun tangan melakukan normalisasi sungai sesuai permintaan masyarakat.

“Kita juga meminta BWS melakukan normalisasi sungai. Kami harap BWS menurunkan enam ekskavator agar jembatan sementara segera dibangun Pemerintah Padang Pariaman,” ujarnya.

Lansia Hanyut saat Menyeberang

Keberadaan jembatan di Batang Lubuk Aur, Nagari Anduring sempat viral setelah seorang pria lansia hanyut saat menyeberang, Minggu (3/5/2026) sore.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved