BERITA POPULER SUMBAR

3 BERITA POPULER SUMBAR: 2 Jemaah Haji Gagal Berangkat, Gunung Marapi Erupsi dan Relokasi Pedagang

sebanyak 226 pedagang Pasar Pekan Selasa di Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan, resmi akan direlokasi ke lokasi baru

Tayang:
Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia
JEMAAH MUDA- Latifa Savina Putri Zuhrizal, (nomor 2 dari samping kiri) remaja berusia 15 tahun yang akrab disapa Lala ini tercatat sebagai jemaah haji termuda dari Kota Padang dalam Kloter 1 saat sedang melakukan antrean pemeriksaan kesehatan di Asrama Haji, Kamis (23/4/2026). 

Lebih lanjut, pemerintah daerah di wilayah sekitar Gunung Marapi, seperti Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam, diminta untuk terus menjalin koordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung maupun Pos Pengamatan Gunung Marapi di Bukittinggi.

Koordinasi tersebut penting untuk memastikan informasi terkini terkait aktivitas vulkanik dapat segera diterima dan ditindaklanjuti oleh pihak terkait di daerah.

Sementara itu, masyarakat juga dapat memantau perkembangan aktivitas Gunung Marapi secara mandiri melalui aplikasi MAGMA Indonesia yang tersedia di Google Playstore, serta melalui situs resmi seperti magma.esdm.go.id, vsi.esdm.go.id, dan geologi.esdm.go.id.

Dengan masih fluktuatifnya aktivitas vulkanik ini, masyarakat diharapkan tetap tenang namun waspada, serta mematuhi seluruh rekomendasi yang telah dikeluarkan guna meminimalisir risiko yang mungkin terjadi. 

3. Urai Kemacetan, Pemkab Solok Selatan Relokasi 226 Pedagang Pasar Pekan Selasa ke Lokasi Baru

Sebanyak 226 pedagang Pasar Pekan Selasa di Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan, resmi akan direlokasi ke lokasi baru di Nagari Pauh Duo Nan Batigo pada Selasa (28/4/2026) mendatang.

Langkah ini diambil Pemerintah Kabupaten Solok Selatan untuk mengatasi semrawutnya aktivitas perdagangan di lokasi lama, Nagari Alam Pauh Duo.

Selama ini, pedagang terpaksa berjualan hingga ke bahu jalan dan jembatan akibat lahan yang sudah tidak muat.

Kondisi tersebut tidak hanya memicu kemacetan parah di akses utama, tetapi juga dinilai membahayakan keselamatan serta mengurangi kenyamanan para pengunjung pasar.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindagkop dan UKM Solok Selatan, Netty Lissandri, menyatakan bahwa pemindahan ini merupakan hasil dari perencanaan panjang. Lokasi baru tersebut sebenarnya telah mulai dibangun secara bertahap sejak tahun 2008 silam.

Baca juga: Keluarga Alceo Tuding RSUP M Djamil Kerahkan Karyawan Jadi Buzzer, Iming-imingi Rp5 Ribu per Komen

Pada awal pembangunannya, Dinas Pekerjaan Umum menyediakan dua unit los. Kemudian, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018, fasilitas pasar ditambah lagi dengan empat unit los untuk menampung lebih banyak pedagang.

"Relokasi ini bertujuan untuk menciptakan pasar yang lebih tertata, aman, dan nyaman, baik bagi pedagang maupun masyarakat," ujar Netty, Kamis (23/4/2026).

Pemerintah daerah memastikan bahwa seluruh aspek administratif dan teknis telah dipersiapkan. Sejak tahun 2022 wacana ini digulirkan, dan baru pada awal 2026 ini implementasinya dipercepat secara signifikan.

Proses penentuan lokasi lapak atau lotting bagi para pedagang pun telah tuntas dilakukan pada 21 April 2026. Sebanyak 226 pedagang kini telah mengantongi posisi jualan mereka yang baru sesuai dengan zonasi masing-masing.

Netty menjelaskan, penataan dilakukan berdasarkan klasifikasi jenis dagangan. Nantinya, akan ada area khusus untuk pedagang ayam dan ikan, los sayuran, zona kuliner, hingga blok pakaian agar pasar lebih rapi.

Baca juga: PT Semen Padang Salurkan 250 Zak Semen Dukung Program TMMD 128 di Padang Pariaman

Koordinasi pemindahan ini dipimpin langsung oleh Camat Pauh Duo. Hal ini dikarenakan relokasi melibatkan perpindahan lintas wilayah antara Nagari Alam Pauh Duo sebagai lokasi lama dan Nagari Pauh Duo Nan Batigo sebagai tempat baru.

Akses menuju lokasi baru dipastikan lebih representatif bagi kendaraan. Pasar ini terhubung dengan jalur lingkar Durian Capang Tigo yang menembus hingga ke wilayah Taratak Bukareh.

Untuk menunjang aktivitas di lokasi baru, pemerintah daerah sedang merampungkan instalasi infrastruktur dasar. Fokus utama saat ini adalah penyediaan air bersih melalui PDAM dan optimalisasi lampu penerangan jalan.

Meskipun mendapat pengawasan dari kabupaten, Pasar Pekan Selasa merupakan satu dari 29 pasar di Solok Selatan yang pengelolaannya berada di bawah wewenang pemerintah nagari.

Relokasi ini diharapkan menjadi titik balik kebangkitan ekonomi warga Pauh Duo. Dengan fasilitas yang lebih memadai, diharapkan perputaran uang di pasar tradisional tersebut bisa semakin meningkat pasca pemindahan pekan depan. (*)

Sumber: Tribun Padang
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved