BERITA POPULER SUMBAR

3 BERITA POPULER SUMBAR: 2 Jemaah Haji Gagal Berangkat, Gunung Marapi Erupsi dan Relokasi Pedagang

sebanyak 226 pedagang Pasar Pekan Selasa di Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan, resmi akan direlokasi ke lokasi baru

Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia
JEMAAH MUDA- Latifa Savina Putri Zuhrizal, (nomor 2 dari samping kiri) remaja berusia 15 tahun yang akrab disapa Lala ini tercatat sebagai jemaah haji termuda dari Kota Padang dalam Kloter 1 saat sedang melakukan antrean pemeriksaan kesehatan di Asrama Haji, Kamis (23/4/2026). 

“Ada persoalan kesehatan yang menyebabkan tertundanya keberangkatan dua orang jemaah kita," ungkapnya saat ditemui.

Akibat adanya jemaah yang jatuh sakit tersebut, terdapat dua kursi kosong atau open seat pada Kloter 1. 

Pihak Kemenhaj berencana akan memberangkatkan kedua jemaah tersebut pada kloter berikutnya jika kondisi kesehatan mereka telah dinyatakan pulih dan laik terbang.

Baca juga: Semen Padang FC Lawan Borneo FC, Imran Nahumarury Tetap Optimis Meski 5 Pemain Kabau Sirah Absen

Untuk jadwal keberangkatan, Kloter 1 dijadwalkan tinggal landas menuju Madinah, Arab Saudi, pada pukul 01.00 WIB dini hari. Namun, proses sterilisasi jemaah sudah akan dimulai sejak pukul 22.00 WIB malam sebelumnya.

"Artinya pada pukul 22.00 WIB kita sudah mulai proses boarding. Sesuai aturan, lima jam sebelum waktu take off, seluruh proses di asrama haji sudah harus dilakukan," jelas M. Rifki.

Kakanwil menegaskan bahwa suasana Asrama Haji Padang pada dini hari nanti akan disulap layaknya terminal keberangkatan internasional.

Oleh karena itu, aturan keamanan penerbangan akan diberlakukan secara sangat ketat tanpa toleransi.

Ia juga memberikan peringatan keras kepada para jemaah terkait barang bawaan. Jemaah diminta teliti dalam mengemas tas agar tidak membawa benda-benda yang dilarang dalam aturan keselamatan penerbangan internasional.

Baca juga: BNPB Tinjau Sepablock Semen Padang untuk Huntap, Soroti Produksi dan Distribusi

"Jangan sampai ada barang bawaan yang menyulitkan saat pemeriksaan X-ray. Perlu diingat, satu jarum saja itu bisa ditemukan oleh mesin X-ray. Jadi sebaiknya dipisahkan alat-alat yang membahayakan," tegasnya.

Sebanyak 391 orang jemaah ini akan menjadi rombongan pembuka bagi total 14 kloter yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Padang.

Secara keseluruhan, jumlah jemaah haji yang berangkat dari Embarkasi Padang tahun 2026 mencapai 5.402 orang.

Dari belasan kloter tersebut, terdapat satu kloter gabungan yakni Kloter 5 (Sumbar-Bengkulu).

Menariknya, dalam musim haji kali ini, terdapat jemaah dengan usia yang sangat muda, yakni 15 tahun. 

Baca juga: Agenda Wali Kota Padang Hari Ini: Fadly Amran Lepas Jemaah Haji Lalu Bertolak ke Bukittinggi

"Ini adalah pelimpahan porsi dari orang tuanya dan sudah dibolehkan anak usia 13 tahun mendapatkan pelimpahan porsi haji dari ayah atau ibunya," tambah M. Rifki menjelaskan fenomena jemaah remaja tersebut.

Di akhir keterangannya, Kakanwil menitipkan pesan agar seluruh jemaah menjaga fisik, mengingat cuaca di Arab Saudi saat ini jauh lebih ekstrem dibanding Indonesia. 

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved